Sekolah Bola Voli HRM BVB Resmi Masuk PBVSI Sleman

Minggu (8/3/2020)
bertempat di Padukuhan Bedoyo, Wukirsari, Cangkringan, Sleman dilaksanakan
kegiatan senam sehat dalam rangka peringatan Ultah Sekolah Bola Voli HRM BVB
yang ke-3 tahun yang dihadiri ratusan Warga Bedoyo, Pengurus HRM BVB, Muspika
Kecamatan Cangkringan dan wali siswa.

Ketua HRM BVB
Erwin dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sekolah Bola Voli HRM BVB di
Ultahnya yang ke-3 tahun tepatnya tanggal 9 Maret 2020 telah resmi menjadi klub
bola voli yang tergabung di Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI)
Kabupaten Sleman.

Heru Sutrisno,
Owner HRM BVB juga berharap dengan resminya menjadi klub bola voli yang
tergabung di PBVSI Kabupaten Sleman ke depan dapat mencetak atlet-atlet bola
voli yang handal dan berprestasi.

Camat
Cangkringan, Suparmono pun menyampaikan kegembiraannya karena semua warga
masyarakat Bedoyo Cangkringan dalam keadaan sehat terbukti dalam mengikuti
kegiatan Ultah HRM BVB tidak ada satupun yang menggunakan masker dan agar
masyarakat tetap sehat maka diimbau untuk rajin berolahraga minimal 30 menit
setiap hari, banyak mengonsumsi buah dan sayur, dan rutin melaksanakan cek
kesehatan.

“Berharap
murid dari HRM BVB semaki banyak dengan prestasi meningkat,” tambahnya. (KIM
Cangkringan/Mujiyanta)




Desa Triharjo Tingkatkan Keakraban Masyarakat dan Pemerintah Desa melalui Pordes

Sleman – Pekan Olahraga Desa (Pordes) menjadi kegiatan rutin tahunan yang dilakukan setiap desa. Setiap desa memiliki program sendiri untuk meramaikan kegiatan tersebut, begitu pula Desa Triharjo di Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman ini.

Perayaan
Pordes 2019 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Yang biasanya mengadakan pertandingan
olahraga, kali ini untuk menambah keakraban antara masyarakat dan pemerintah
desa, pemerintah desa Triharjo mengadakan jalan santai dan senam bersama dengan
tema Pordes Partisipasi Masyarakat.

Sujoko
Suroso, Kepala Seksi Pelayanan Pemerintah Desa Triharjo sebagai Ketua Panitia Pordes
memberikan keterangan bahwa kegiatan tersebut sekaligus untuk memperingati Hari
Ibu dan menjadi ajang kompetisi atas partisipasi masyarakat.

“Karena
namanya partisipasi masyarakat, dari 12 padukuhan yang ada di Desa Triharjo sengaja
nanti kita ambil yang masyarakatnya datang paling banyak, kita menunjuk satu
petugas daftar hadir untuk setiap padukuhan, dari daftar hadir itu setelah
dihitung kita ambil 3 padukuhan yang terbanyak kita kasih hadiah kambing,”
ungkap Joko saat ditemui di Balai Desa Triharjo pada Minggu, (29/12/2019).

Selain
kambing, terdapat pula beberapa hadiah utama lainnya dan sekitar 180 doorprize yang disiapkan untuk
masyarakat Triharjo yang hadir.

Joko
juga menyampaikan bahwa dengan kegiatan tersebut sebagai bentuk andil
pemerintah desa dalam mendukung program pola kesehatan dari pemerintah. Bisa menanamkan
kepada masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat sesuai dengan makna pertama
slogan Sleman Sembada.

Dengan adanya kegiatan tersebut Irawan selaku Kepala Desa Triharjo berharap bisa menjaga kerukunan dan kekompakan bersama. “Semoga dengan kegiatan seperti pagi hari ini selalu menjaga kerukunan dan kekompakan kita bersama, mudah-mudahan di tahun yang akan datang kami atas nama pemerintah Desa Triharjo bisa menyelenggarakan kegiatan ini lebih meriah lagi karena melihat partisipasi dan antusias dari seluruh masyarakat Desa Triharjo,” ungkap Irawan.(Anis)




Respati Agus Sasangka, Ketua Baru Perbasi Sleman

Sleman – Respati Agus Sasangka dilantik sebagai Ketua Umum
Pengurus Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Sleman masa
bakti 2019-2023 oleh Sekretaris Umum Pengda Perbasi DIY Andreas Candra Wibowo
di Ruang Sekretariat DPRD Sleman, Kabupaten Sleman, Sabtu (7/12/2019). 

Andreas Candra Wibowo mengucapkan selamat atas dilantiknya
Pengurus Perbasi Kabupaten Sleman masa bakti 2019-2023. “Semoga bisa membawa
kemajuan perkembangan basket di Kabupaten Sleman dan mengharumkan olahraga
basket di DI Yogyakarta,” harap Sekretaris Pengda Perbasi DIY ini.

Di bawah nakhoda Respati Agus Sasangka, olahraga basket
diharapkan bisa memperoleh kemajuan dan kontingen Sleman bisa menjadi juara
umum dalam Porda di tahun mendatang. Ketum Perbasi Sleman yang baru dilantik, Respati
Agus Sasangka yang akrab dipanggil Ade berharap basket menjadi olahraga yang kian
populer di tengah masyarakat.

“Kami akan menjadikan Perbasi sebagai organisasi yang
efektif dengan merangkul semua pihak, dengan personil yang kompeten. Tak kalah
penting melakukan harmonisasi program kompetisi dan pembinaan dengan jalur klub
dan jalur sekolah yang akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu
bersaing di kancah nasional,” harap Respati. (Harjito)




Sunmor Emjes, Pasar Tiban Minggu Pagi Terbaru di Sleman

Ngaglik – Di Sleman, ada banyak keramaian yang diselenggarakan setiap hari Minggu pagi, antara lain Sunday Morning di kawasan kampus UGM, Sunday Morning Sembada di Taman Denggung, dan Pasar Srawung di Desa Wedomartani. Keramaian ini menjadi pasar tiban (pasar kaget) tempat masyarakat bersantai, berolahraga, sambil menikmati jajanan kuliner.

Pemerintah Desa Donoharjo bersama BUMDes Sri Taman Rejeki selaku pengelola Embung Jetis Suruh tak ketinggalan akan memfasilitasi kegiatan masyarakat di Minggu pagi dengan kegiatan Sunday Morning Emjes (Embung Jetis Suruh) yang rencananya akan dilaksanakan setiap Minggu dimulai 8 Desember 2019 dari jam sampai selesai.

“Mengambi lokasi di seputaran Embung Jetis Suruh, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, kami menawarkan kegiatan yang asyik untuk mengisi libur. Bagi yang gemar berolahraga tersedia track jogging dan sepeda mengelilingi embung, senam sehat, bahkan ada olahraga yang dibalut permainan yaitu gobak sodor, Sunda Manda ataupun egrang. Di samping itu digelar juga live music untuk menambah kemeriahan acara,” ungkap Anang Patri Widyantoro, ketua pelaksana Grand Opening Sunday Morning Emjes saat ditemui di Kantor Desa Donoharjo, Jumat (6/12/2019).

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa Donoharjo tersebut menambahkan juga akan ada banyak jajanan kuliner. “Bagi yang ingin sarapan, sekedar ngopi seusai berolahraga, atau membeli makan buat yang di rumah, akan dibuka banyak stan bazar makanan dan minuman, mulai makanan tradisional ataupun yang sekarang sedang hits dan kekinian,” jelas Anang.

Penghobi belanja pun akan dimanjakan dengan berbagai macam kerajinan, batik, pakaian, peralatan rumah tangga, asesoris, sepatu dan tas, aneka tanaman buah dan bunga, obat herbal bahkan produk kecantikan. Untuk anak-anak juga disediakan fasilitas permainan seperti becak mini, taman kelinci, serta wahana belajar melukis dan mewarnai.

Pada akhirnya nanti, harap Anang, pasar tiban Sunmor Emjes bukan saja mampu menggerakkan perekonomian warga Donoharjo dan sekitarnya tetapi juga sebagai destinasi wisata andalan di Kabupaten Sleman.(Upik Wahyuni/KIM Ngaglik).




Jaring Atlet Karate Berprestasi INKANAS DIY Gelar Kejurda 2019

Depok – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate INKANAS (Institut Karate-do Nasional) menghadirkan efek positif bagi anak-anak, terlebih di era digital di mana anak-anak yang lebih asyik bermain gadget. Demikian disampaikan Kapolda DIY Irjen Pol, Ahmad Dhofiri, saat membuka Kejurda Karate INKANAS, Sabtu (9/11/2019) di Gelora Olahraga (GOR) Klebengan, Catur tunggal, Depok, Sleman.

“Apresiasi
yang tinggi juga kami berikan kepada pada orang tua yang telah melibatkan putra-putrinya
mengikuti kegiatan positif, seperti karate. Ini adalah wujud nyata dari
dukungan pendidikan karakter yang tengah digencarkan oleh pemerintah di mana
membentuk sikap positif yang kokoh harus dilakukan sejak dini menuju arah
kemajuan tanpa harus bertentangan dengan norma yang berlaku. Untuk itu dalam event
ini harus selalu dijunjung tinggi disiplin dan sportivitas,” ungkap
Kapolda yang juga Ketua Umum Pengda INKANAS DIY.

Ahmad
Dhofiri menambahkan bahwa melalui Kejurda diharapkan menjadi wadah pembinaan
dan mengembangkan prestasi sehingga dihasilkan atlet-atlet berprestasi yang
bisa mengharumkan nama daerah. Selain itu, ia juga berharap kompetisi ini bisa
menarik generasi muda semakin menyukai olahraga utamanya olahraga karate
sehingga terwujud generasi yang percaya diri, tangguh, kuat, berani disiplin,
dan jujur.

Sementara itu, Edwi Arief Sosiawan, Sekretaris Umum INKANAS Pengda DIY mengatakan bahwa Kejurda 2019 merupakan acara rutin tahunan di mana tahun ini adalah merupakan tahun ke-11. Kejurda diikuti oleh 340 atlet berasal dari 29 Dojo yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di wilayah DIY.

Sejalan dengan Ketua Umum Pengda INKANAS, Edwi mengatakan bahwa pembinaan atlet melalui Kejurda ini diharapkan mampu menghasilkan atlet berprestasi, seperti dilakukan Pengda INKANAS yang telah berhasil mengirimkan atletnya mewakili FORKI (Federasi Olahraga Karatedo Indonesia) DIY lolos maju ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada tahun 2020 mendatang.

“Cabang
olahraga karate selalu dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional sehingga
memacu Pengda INKANAS untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sehingga
tercipta atlet handal dan mumpuni yang nantinya maju ke kancah nasional maupun
internasional,” tuturnya.

Edwi
mengatakan bahwa Kejurda 2019 ini diikuti oleh 340 atlet dari usia dini 7 tahun
sampai U-21 yang berasal dari 29 Dojo/ranting memperebutkan kategori Kata
dengan 16 nomor pertandingan, sedangkan untuk kategori Kumite (tanding)
memperebutkan 32 nomor. Dari keseluruhan pertandingan yang berlangsung hingga
sore hari tersebut keluar sebagai Juara Umum I adalah Hoshi Dojo yang bermarkas
di Sport Hall UPN Babarsari dengan 11 emas 5 perak dan 3 perunggu. Juara Umum
kedua ditempati oleh Dojo Pandowoharjo Sleman dengan meraih 7 emas 4 perak dan
7 perunggu. Sedangkan urutan 3 adalah Madrasah Ibtidaiyah Husnayain (Seyegan
Sleman) dengan 4 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Para juara tersebut berhak
membawa pulang piala Kapolda dan piagam penghargaan sebagai apresiasi atas
prestasi yang telah diraihnya. Semua peserta juga diberikan piagam penghargaan
atas partisipasi mengikuti Kejuaraan daerah tersebut. (KIM Ngaglik/Upik
Wahyuni)