Kepemimpinan Baru Caturtunggal dan Maguwoharjo, Panewu Depok Dorong Konsolidasi dan Pelayanan Publik

Sleman – Dua kalurahan di Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta resmi memasuki babak baru kepemimpinan usai menggelar serah terima jabatan (sertijab) lurah hasil Pemilihan Pengganti Antarwaktu (PAW) pada Jumat (9/10/2026).
Jabatan Lurah Caturtunggal diserahterimakan dari Penjabat (Pj.) Lurah Feri Ferdian kepada Andi Suwarno, mantan Ulu-Ulu Caturtunggal yang meraih 247 suara pada Musyawarah Kalurahan (Muskal) PAW. Sementara itu, jabatan Lurah Maguwoharjo diserahkan oleh Pj. Lurah Hery Subagio kepada Sunaryo, mantan Dukuh Krodan yang unggul dengan 177 suara pada Muskal PAW 27 September 2026.
Sertijab dua kalurahan tersebut menyusul pelantikan lima lurah PAW oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman pada Kamis (8/10/2026).
Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, yang hadir mendampingi jajaran DPMK Sleman, Forkopimcam, dan tokoh masyarakat, meminta kedua lurah baru segera melakukan konsolidasi internal serta memperkuat komunikasi lintas sektor.
“Segera lakukan konsolidasi, lanjutkan program dan kegiatan yang telah direncanakan, serta wujudkan visi dan misi melalui komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Jaga amanah dan kepercayaan masyarakat dengan menjalankan pemerintahan sesuai ketentuan serta mengutamakan pelayanan publik,” tegas Rakhmat Harinawan.
Rakhmat juga menekankan pesan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, agar para lurah terpilih dapat merangkul seluruh elemen warga tanpa membeda-bedakan kelompok dan menerapkan prinsip kepemimpinan manjing ajur ajer.
“Sebagaimana telah diingatkan Bupati Sleman saat pelantikan, pemilihan lurah PAW dilaksanakan karena adanya kondisi tertentu yang menyebabkan pergantian kepemimpinan sebelum masa jabatan berakhir. Hal ini harus menjadi pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambah Rakhmat.
Dengan terlaksananya sertijab ini, pemerintahan Kalurahan Caturtunggal dan Maguwoharjo kini dipimpin oleh lurah definitif yang diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan transparan, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Wasana/KIM Depok)



