PPK Gamping Bersama Panwascam Sambut Camat Gamping Definitif Songsong Pemilu 2019

Gamping – Kamis (3/1/2019) pukul WIB, Pemerintah Kecamatan Gamping menyelenggarakan acara pelepasan pelaksana tugas dan penyambutan Camat Gamping yang dihelat di Pendopo Kantor Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Prosesi pisah sambut ini disaksikan oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Purwatno Widodo.

Setelah menunggu selama kurang lebih lima bulan kini warga Kecamatan Gamping sudah memiliki pemimpin yang definitif yakni Arif Marwoto sebagai Camat Gamping. Acara pisah sambut ini dihadiri oleh Camat Depok Abu Bakar, Camat Prambanan H. Rasyid Ratnadi Sosiawan, Camat Berbah Wildan Solichin, Kapolsek Gamping, Kompol Hendri Multi, Kepala Puskesmas Gamping 1 dan Gamping 2, Kepala UPT Yandik, Kepala KUA Gamping, Kepala Desa Trihanggo, Kepala Desa Nogotirto, Kepala Desa Banyuraden, Kepala Desa Ambarketawang serta Kepala Desa Balecatur.
Dalam kesempatan ini hadir juga beberapa lembaga di lingkungan Kecamatan Gamping yaitu UPT Yandik, UPK, Penyuluh KB, PKH, TP-PKK, termasuk Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo dan Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Kurniawan Prihandoko didampingi anggota Panwascam Gamping, Iman Sumarlan dan Djoko Purwono, beserta staf Panwascam, tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah Gamping.

Dalam sambutan perpisahannya, Plt Camat Gamping, Samsul Bakri menyampaikan kepada Camat Gamping yang baru bahwa pemerintah Kecamatan Gamping masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat berkaitan dengan angka serangan penyakit Demam Berdarah (DB) yang masih tinggi. Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak Puskesmas Gamping 1 sudah mengadakan studi banding di Kota Semarang yang dianggap mampu menurunkan angka serangan penyakit DB secara signifikan. Di samping hal tersebut Samsul Bakri juga berpesan agar tetap mengadakan kegiatan safari salat subuh keliling di wilayah Gamping.

Di sisi lain Arif Marwoto, menyampaikan kepada para hadirin bahwa di dalam mengemban tugas sebagai Camat Gamping yang baru agar segenap pihak terkait untuk bisa saling bekerjasama mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi dalam membangun dan memajukan wilayah Kecamatan Gamping.

“Dalam mengerjakan tugas jika dikerjakan bersama-sama dengan kompak maka tugas tersebut akan cepat selesai dan terasa ringan,” ungkap Camat asli Seyegan ini.

Setelah dilakukan penandatangan berita acara serah terima jabatan dari Plt Camat Gamping, Samsul Bakri dengan Camat Gamping definitif, Arif Marwoto disaksikan oleh Assek I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Purwatno Widodo. Selanjutnya acara ditutup dengan jabat tangan dan ramah tamah. (Adnan Nurtjahjo)




Menuju Pemilu Sukses dan Bermartabat, KPU Sleman Lantik Anggota PPK Tambahan

Ngaglik
– Pasca terbitnya Keputusan MK nomor 31/PUU- XVI/2018, tentang jumlah anggota
PPK sebagai penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan, bertempat di Ruang Rapat
KPU Kabupaten Sleman, pada Rabu (2/1/2019), telah dilantik 34 anggota PPK baru
dari 17 kecamatan guna melengkapi formasi yang telah ada sebelumnya.

Setelah
memandu pengucapan sumpah dan janji, Trapsi Haryadi, Ketua KPU Sleman
mengucapkan selamat kepada anggota yang dilantik hari ini. Kemudian dalam
sambutannya, beliau berpesan kepada PPK baru untuk bekerja sesuai dengan tugas
dan kewenangannya guna mempersiapkan Pemilu yang berintegritas, jujur, dan
adil.

Lebih
lanjut sesuai tahapan yang sedang dihadapi yakni DPTb dan DPK, diharapkan PPK
baru segera menyesuaikan diri dengan Komisioner PPK yang telah ada dan langsung
bertugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selanjutnya
Moch. Zaenuri Ikhsan, Komisioner KPU DIY mengingatkan tentang beratnya tugas
PPK, terutama menyangkut tahapan rekapitulasi penghitungan suara yang untuk pertama
kalinya langsung terpusat di kecamatan.

Tidak
hanya dibutuhkan komitmen dan kerja keras tapi pelaksanaan Pemilu yang sukses
juga memerlukan penyelenggara yang paham dengan tugas-tugasnya. Dalam hal ini
KPU percaya anggota yang dilantik hari ini mempunyai kemampuan untuk mengemban
amanat tersebut.

Pada
kesempatan ini, turut dilantik Dita Hendri Irawan dan Putri Mulyani sebagai
anggota baru PPK Ngaglik, melengkapi Marjonet, Yusuf Indra, dan Dimas
Permanahadi yang telah lebih dulu dikukuhkan sebagai komisioner PPK sebelum
adanya keputusan MK.

Ditemui
secara terpisah, Marjonet, Ketua PPK Ngaglik berharap, seluruh komisioner PPK
dapat bekerjasama secara optimal demi mewujudkan Pemilu yang damai. Secara
khusus, anggota yang baru diharapkan dapat langsung bekerja dan mampu
menyuntikkan semangat dan tenaga yang positif dalam proses demokrasi ini,
mengingat pelaksanaan pemilu serentak tinggal 4 bulan lagi.

Sementara
itu Putri Mulyani sebagai Komisioner PPK Ngaglik yang baru, selain merasa lega
dan bersyukur atas pelantikan hari ini, juga mengungkapkan bahwa merupakan
tugas seluruh stakeholder untuk menyukseskan gelaran Pemilu serentak tanggal 17
April 2019 nanti. “Setelah dilantik merupakan kewajiban bagi saya untuk
mencurahkan segala komitmen dan kemampuan guna mencapai Pemilu yang
bermartabat,” imbuhnya. (DHI)




10 Persen Anggaran Bidang Kesehatan Desa Sukoharjo Terpenuhi

Ngaglik
– Sabtu (22/12/2018) sejak pukul , Camat Ngaglik, Kasi Pemerintahan,
Kepala Desa Sukoharjo, dan seluruh perangkat serta BPD, LPMD, Tokoh Agama, Tokoh
Masyarakat, PKK, Kader, BUMDES, karang taruna, dan lembaga desa lainnya
mengikuti Muresbangdes Desa Sukoharjo. 

Camat
Ngaglik, Subagya, menyambut baik diadakannya Muresbangdes ini. “Dari 6 desa se-Kecamatan
Ngaglik, Desa Sukoharjo yang terakhir untuk itu segera diselesaikan karena
tanggal 31 Desember 2018 harus sudah direkap seluruh desa se-Kecamatan Ngaglik,”
ujarnya. 

Subagya
menekankan agar dana yang ada nantinya diarahkan pada pengentasan kemiskinan di
desa ini.  Di samping itu juga menggali
potensi desa melalui dana CSR untuk mempercepat program pembangunan di Desa
Sukoharjo.

“Dalam
musyawarah ini tidak mungkin semua ditampung dalam APBDes tahun ini. Untuk itu
secara bertahap dan terencana dengan matang,” pungkasnya.

Sementara
itu Kepala Desa Hadi Subronto dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun
anggaran 2018 hampir selesai. “Untuk tahun 2019, hasil penjaringan usulan dari
dusun-dusun se-Desa Sukoharjo sudah maksimal dan dituangkan dalam Rancangan RKP
Desa, untuk itu dipersilakan dicermati kembali, mungkin masih ada yang perlu
ditampung untuk prioritas tahun 2019 sebelum menjadi APBDes yang disahkan
bersama BPD Desa Sukoharjo,” katanya.

Untuk
diketahui bahwa anggaran 2019, antara lain dari Dana ADD Rp 1.3 miliar, Dana
Desa , Dana PBH  500 juta,
dan Dana Bantuan Keuangan Khusus Rp 1.3 miliar. “Dana tersebut telah dituangkan
dalam RKP Desa Sukoharjo untuk itu dipersilakan untuk dibahas dalam
Muresbangdes ini dengan mengucap Bismillahirrahmanirrohim,
acara Muresbangdes dibuka secara resmi,” ujar Kepala Desa Sukoharjo.

Selanjutnya
dibacakan Rancangan RKP Desa Sukoharjo bidang, subbidang, jenis kegiatan,
lokasi, sasaran, manfaat, waktu, biaya, serta pola pelaksanaan baik swa kelola,
kerjasama antar desa, serta kerjasama pihak ketiga.

Dalam
pola pelaksanaan semua kegiatan swa kelola, menurut Sekretaris Desa Sukoharjo
Yulianti, untuk bidang kesehatan sudah memenuhi target 10 persen dari anggaran
yang dikelola Desa Sukoharjo. “Artinya bahwa program nonfisik sudah mulai di
perhatikan termasuk usulan terkait dengan pemberdayaan Rois di Sukoharjo selain
itu juga Anggaran KIM atau Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Sukoharjo
menjadi perhatian ke depan,” tambah Yuli. (Srp)




Rumah Pemilu di Semarak Acara Hari Jadi Desa Sukoharjo

Ngaglik
– Demi menyukseskan Pemilu
2019, Panita Pemungutan Suara Desa Sukoharjo bekerjasama dengan PPK dan PPS se-Kecamatan
Ngaglik mendirikan pos pelayanan informasi pemilu bagi masyarakat. Posko yang
kemudian mereka sebut sebagai Rumah Pemilu tersebut didirikan bebarengan dengan acara senam dan jalan sehat yang
merupakan rangkaian acara Hari Jadi Desa Sukoharjo di Lapangan Klidon, pada Minggu
(23/12/2019).

Dita Hendri, Ketua
PPS Sukoharjo menyampaikan Rumah Pemilu dimaksudkan sebagai pusat informasi seluk beluk penyelenggaraan Pemilu
2019. Dalam Rumah
Pemilu tersebut, para pengunjung dapat
bertanya dan mengecek apakah nama mereka sudah masuk
dalam DPT atau belum.

Bahkan,
Rumah Pemilu kali ini juga berhasil mencatat 2 warga masyarakat dari kota lain
yang ingin menggunakan hak pilihnya di Sukoharjo dengan menggunakan formulir
A.5. Tercatat juga sebanyak 20 orang yang mendaftar melalui form DPK (Daftar
Pemilih Khusus) karena nama mereka belum masuk dalam DPT. Sebagian besar
pengunjung stand didominasi oleh para pemilih pemula dan warga masyarakat yang
baru saja pindah dari wilayah lain.

“Selain melakukan sosialisasi di stand, kami juga berkeliling di antara peserta senam masal guna memberikan informasi terkait pelaksanaan Pemilu dan utamanya memberikan pelayanan kepada warga yang telah memiliki hak pilih namun belum tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap,” tambah Dita.

Sunarto, salah satu warga Karanglo, Sukoharjo mengatakan keberadaan stand- stand seperti ini sangat membantu warga untuk mengetahui informasi yang lebih valid. “Saya berharap KPU dan jajarannya terus bekerja semaksimal mungkin memberikan informasi yang terbaik bagi kami,” kata Sunarto. (Henry)




Replikasi Program Inovasi Desa dan Musyawarah Antar Desa Kecamatan Ngaglik

Ngaglik – Rabu (13/12/2018) bertempat di Rumah Makan Pondok Laras Jalan Kaliurang Yogyakarta sebanyak 50 peserta terdiri dari Kepala Desa, BPD, LPMD, PKK, Tokoh Masyarakat, dan karang taruna melaksanakan FGD dengan tema Replikasi Integrasi Pendirian, Pengelolaan, dan Pengembangan BUMDes Berkelanjutan. FGD ini diselenggarakan oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Ngaglik.

Acara tersebut diawali oleh Ketua TPID Kecamatan Ngaglik Kris Indito yang menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada peserta yang hadir dan menyampaikan tujuan diadakan Replikasi Program Inovasi Desa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendorong dan memotivasi kepada desa untuk berinovasi dalam bidang pembangunan dan kemasyarakatan sehingga ke depan semua desa telah mengembangkan inovasi program berkelanjutan di desanya masing-masing.

“TPID Kecamatan Ngaglik akan berusaha mendampingi dalam inovasi program tersebut,” ucap Kris.

Sementara itu, Camat Ngaglik yang diwakili oleh Subroto, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Ngaglik menyambut baik diadakan kegiatan seperti ini.  Pihak kecamatan mendukung seluruh desa untuk berinovasi dan didampingi TPID sehingga kolaborasi dan sinergi.

Pembukaan dilanjutkan dengan sambutan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sleman yang disampaikan oleh Didik Suryosuparto, yang intinya bahwa inovasi setiap desa harus profesional artinya dalam pengelolaannya harus sesuai regulasi dan hasil musyawarah bersama sehingga atas dasar kolaborasi itu bisa saling mendukung dan melengkapi sehingga program inovasi desa bisa dicapai,

Didik memberikan contoh BUMDes Desa Pendowoharjo yang bernama BUMDes Amarta yang nanti akan memaparkan pengalamannya. “Untuk itu Dinas PMD Sleman berpesan agar pengelolaan harus profesional sehingga nantinya bisa mendapatkan keuntungan atau nilai tambah dan manfaat untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Narasumber yang hadir dalam FGD ini adalah Kepala Desa, Desa Pendowoharjo, Catur Sarjumiharta. Catur menyampaikan pengelolaan BUMDes Amarta yaitu pemberdayaan masyarakat yang kreatif dan semua yang dikelola membawa dan bernilai serta bermanfaat untuk masyarakat. Adapun yang dikelola adalah pengelolaan sampah secara profesional ternyata sudah bisa memasukan Pendapatan Asli Desa untuk pembangunan.

Sementara narasumber dari Perkumpulan PALUMA Nusantara, Nanang Priyono, sebagai Konsultan Pemberdayaan Masyarakat mengatakan bahwa ke depan diharapkan BUMDes harus mandiri dan Tangguh. Untuk itu perlu optimalisasi aset desa, kontribusi masyarakat, membuka jaringan pasar, mengembangkan potensi desa.

Dengan berbagai kegiatan tersebut diharapkan BUMDes disamping mendapat profit juga berdampak positif sosial kemasyarakatan. “Akhirnya masyatakat dengan adanya BUMDes juga ikut merasakan manfaatnya,” papar Nanang. Usai FGD dilanjutkan Musyawarah Antar Desa dan menampilkan Dokumenter Video yang terkait Inovasi Desa se-Kecamatan Ngaglik. (Srp)