SD Negeri Perumnas 3 Perkuat Pendampingan Anak Era Digital

Sleman – SD Negeri Perumnas 3 memperkuat peran orang tua dan sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah perkembangan teknologi digital.
Pesan tersebut disampaikan Dosen PGSD UAD, Suyitno saat menjadi pemateri kegiatan Parenting SD Negeri Perumnas 3, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 42 peserta yang terdiri atas guru dan wali murid ini bertema “Orang Tua Bijaksana, Anak Tumbuh Istimewa di Era Digital yang Berwarna”.
Dalam pemaparannya, Suyitno mengajak orang tua hadir secara aktif dalam proses pendidikan anak.
“Peran tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga mendampingi belajar, memberikan motivasi, membangun komunikasi, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Menurutnya, pendampingan belajar perlu dibangun secara bersama antara sekolah dan keluarga. Pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah perlu mendapatkan penguatan dari orang tua di rumah agar proses pendidikan berlangsung secara berkelanjutan.
“Orang tua perlu hadir dalam proses pendidikan anak. Pendampingan, komunikasi, motivasi, dan keteladanan menjadi bagian penting dalam membantu anak tumbuh dan belajar secara optimal,” jelasnya.
Perkembangan penggunaan gawai juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Suyitno mendorong orang tua mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak. Pendekatan tidak semata-mata melalui larangan, tetapi melalui komunikasi, pengawasan, dan pemahaman mengenai penggunaan teknologi sesuai kebutuhan anak.
Kepala SD Negeri Perumnas 3, Maksum Widodo mengajak guru dan wali murid membangun kebersamaan dalam mendampingi proses belajar. Menurutnya, sekolah dan keluarga memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendukung perkembangan anak.
Kegiatan parenting tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi antara guru dan wali murid. Keselarasan pendampingan di sekolah dan rumah diharapkan membentuk lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan akademik sekaligus karakter anak.
Pendidikan anak, lanjutnya, tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Pendampingan juga diperlukan agar anak tumbuh menjadi pribadi berilmu, berkarakter, berprestasi, serta mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. (Athiful/KIM Depok)



