SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo Reviu Kurikulum Hadapi Tahun Ajaran Baru

Sleman – SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, melakukan reviu kurikulum untuk menghadapi tahun ajaran baru sebagai bagian dari upaya menyelaraskan pembelajaran dengan kebijakan nasional sekaligus memperkuat kekhasan pendidikan Muhammadiyah.
Kepala SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo, Ary Setyawan, mengatakan reviu kurikulum dilakukan secara rutin untuk memastikan target pembelajaran tetap sesuai dengan standar nasional pendidikan terbaru.
“Reviu kurikulum menjadi bagian penting agar program pembelajaran di sekolah tetap relevan dengan kebijakan pendidikan nasional dan kebutuhan peserta didik,” katanya, Selasa (11/8/2026).
Selain penyelarasan kebijakan, sekolah juga memperkuat integrasi nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam proses pembelajaran. Nilai tersebut dipadukan dengan pembiasaan karakter positif agar siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki landasan keislaman yang kuat.
Ary menjelaskan, evaluasi juga mencakup efektivitas kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler yang telah dilaksanakan pada tahun ajaran sebelumnya. Hasil evaluasi menjadi dasar untuk memperbaiki program yang belum optimal dan mempertahankan praktik pembelajaran yang dinilai efektif.
“Yang kami lihat bukan hanya capaian akademik, tetapi juga bagaimana kegiatan sekolah mampu membentuk karakter, kemandirian, dan kebiasaan baik siswa,” ujarnya.
Reviu kurikulum melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, komite sekolah, serta perwakilan wali murid. Pimpinan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal PCM Depok turut memberikan arahan dalam proses penyusunan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan menghasilkan kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan pendidikan, kebutuhan siswa, serta karakter lingkungan sekolah.
“Melalui reviu kurikulum, kami berupaya menjaga keseimbangan antara pencapaian akademik, penguatan karakter Islami, dan kesiapan siswa menghadapi perubahan dalam proses pendidikan,” tegasnya. (Athiful/KIM Depok)



