Kenalkan Literasi dan Pelayanan Publik, 46 Siswa PAUD Tunas Bhakti Jelajah Kalurahan Condongcatur

Sleman – Sebanyak 46 siswa Satuan PAUD Sejenis (SPS) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Bhakti Kayen mengikuti kegiatan pembelajaran luar kelas melalui program “Tour de Kalurahan” di kompleks Kantor Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (2/10/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung dari pukul hingga WIB tersebut, sebanyak 10 siswa SPS dan 36 siswa TK berusia 2,5 hingga 6 tahun diajak menjelajahi Perpustakaan Pustaka Loka, ruang pelayanan masyarakat, Posko Desa Tangguh Bencana (Destana), armada ambulans, hingga cagar budaya Yoni di area kalurahan.
Kepala SPS Tunas Bhakti, Ariyani, menyampaikan bahwa kunjungan ke Perpustakaan Pustaka Loka bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan mengenalkan budaya literasi kepada anak sejak usia dini melalui pengalaman langsung.
“Kunjungan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat anak dalam membaca buku sekaligus memberikan edukasi kepada anak tentang budaya literasi,” ujar Ariyani.
Senada dengan hal tersebut, Kepala TK Tunas Bhakti, Atri Syamsiyatun, menambahkan bahwa kedekatan anak dengan buku perlu dibangun sedini mungkin agar membaca dapat tumbuh menjadi sebuah kebiasaan.
“Budaya literasi perlu ditanamkan kepada anak-anak, terutama sejak usia dini, agar mereka memiliki minat dan tumbuh menjadi anak yang gemar membaca,” tutur Atri Syamsiyatun.
Petugas Perpustakaan Pustaka Loka, Shinta Purborini, menyambut hangat antusiasme anak-anak yang bebas memilih, membaca, dan mengamati buku cerita bergambar favorit mereka.
“Dengan kunjungan ini, kami berharap anak-anak mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan dapat menarik minat mereka untuk terus berkunjung ke perpustakaan,” kata Shinta Purborini.
Selain literasi, anak-anak juga diperkenalkan pada fungsi pelayanan publik kalurahan, nilai kepedulian sosial saat melihat dari dekat bagian dalam ambulans Destana, serta edukasi sejarah lokal melalui objek Yoni. Seluruh rangkaian kegiatan yang didampingi oleh 10 guru tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama di Pendopo Kromoredjan. (Wasana/KIM Depok)



