Mantapkan Langkah Menuju Masa Depan, PKBM Saka Seyegan Genapi 5 Tahun Pengabdian Pendidikan Inklusif

Sleman – Memasuki usia lima tahun, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Saka Seyegan meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan nonformal yang inklusif di wilayah Kapanewon Seyegan. Semangat tersebut diusung melalui peringatan Milad ke-5 bertema “Nyawiji dalam Karya, Melangkah Menuju Masa Depan” yang diselenggarakan di Joglo Nartoatmojo, Kalurahan Margokaton, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman pada Sabtu (26/9/2026).
Kepala Sekolah PKBM Saka Seyegan, Hermawan Triyono, menjelaskan bahwa tema yang diusung bertumpu pada dua pilar utama yang menjadi pijakan arah pergerakan lembaga ke depan.
“Nyawiji dalam karya menegaskan pentingnya menyatukan hati, pikiran, niat, dan energi dari seluruh elemen, baik tutor, pengelola, masyarakat, maupun pemerintah, untuk melahirkan karya nyata di bidang pendidikan nonformal dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Hermawan Triyono di sela-sela kegiatan.
Hermawan menambahkan, pilar kedua berfokus pada kesiapan lembaga untuk bertransformasi dalam mencetak sumber daya manusia yang mandiri dan berdaya saing.
“Melangkah menuju masa depan menggambarkan semangat optimisme PKBM untuk terus bertransformasi, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan mencetak generasi yang mandiri, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi,” lanjut Hermawan Triyono.
Sejak berdiri pada 21 September 2021, PKBM Saka Seyegan terus merangkul masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan kesetaraan. Saat ini, lembaga tersebut membina 137 warga belajar pada program Paket B dan Paket C, serta bersiap mencetak kelulusan perdana untuk jenjang Paket C pada tahun ini.
Guna memperluas daya jangkau layanan pendidikan nonformal, Hermawan mengharapkan sinergi dan dukungan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
“Kami mohon dukungan dari semua pihak untuk kemajuan kegiatan PKBM Saka Seyegan, sehingga ke depan kami bisa terus membantu pemerintah dalam pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS),” pungkas Hermawan Triyono. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)



