PATBM; Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat

Sleman – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman atas inisiatif Pemerintah Kalurahan Madurejo, melakukan kegiatan Penguatan Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di Pendapa Ayodya Tulada Kalurahan Madurejo.

Acara yang berlangsung selama dua hari, yakni Rabu 11 Juni 2025 sampai dengan Kamis,12 Juni 2025 tersebut dihadiri oleh Muspika Kapanewon Prambanan, Babinsa, Babinkamtibmas, BPKAL, PKK, karang taruna, Puskesmas Prambanan, Dukuh se-Kalurahan Madurejo dan staf Kalurahan Madurejo.

Plt Kepala UPTD PPA Sleman, Sri Wandasari Agustini selaku narasumber pada kesempatan itu menyampaikan bahwa PATBM merupakan sebuah gerakan untuk membentuk jejaring atau koneksi dalam menjamin anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“PATBM juga sebagai wadah dalam penanganan kasus, namun juga bagaimana wadah dalam perlindungan dan perkembangan anak sejak mulai dari kandungan,” ujar Sri, Kamis (12/6/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa khusus kasus kekerasan seksual, tidak boleh dilakukan mediasi. Oleh karena itu, kegiatan ini diadakan agar pencegahan kekerasan seksual terhadap anak dapat dilakukan.

Lurah Madurejo dalam sambutannya yang diwakili oleh Carik Madurejo, Hartoto Wahyudi menuturkan bahwa kegiatan PATBM di Madurejo sudah berjalan dengan baik walaupun belum maksimal. Disampaikan pula, bahwa program ini tidak menarik, tidak kelihatan, namun sangat penting untuk dikoordinasikan oleh seluruh steakhorder yang ada.

“Gerakan PATBM di tingkat kalurahan dibentuk guna menguatkan kapasitas masyarakat dalam melindungi anak, mencegah kekerasan terhadap anak, dan menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, serta memfasilitasi kerja sama antar berbagai pihak dalam membangun jejaring perlindungan anak yang kokoh,” kata Hartoto. (Harmaji – KIM Prambanan)




Giat Rumah Sehat; Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan

Sleman – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalurahan Condongcatur bekerja sama dengan Puskesmas Depok II mengadakan Giat Rumah Sehat Lingkungan di Ruang Wasana Loka Kalurahan Condongcatur, Kamis (12/6/2025).

Perwakilan Puskesmas Depok II, Purwantari selaku narasumber mengatakan bahwa gerakan Rumah Sehat ini dimaksudkan untuk pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

“Penyakit ini disebabkan atau dipengaruhi oleh faktor-faktor risiko lingkungan, baik fisik, kimia, biologi, maupun sosial,” papar dia.

Di samping itu, Purwantari juga menjelaskan berbagai penyakit menular yang rentan terjadi di masyarakat, seperti diare, typhus, dan penyakit kulit. Penyakit tersebut menular melalui air.

Selanjutnya penyakit menular melalui udara seperti TBC, ISPA, batuk, pilek, dan Covid-19. Lalu penyakit menular melalui vektor misalnya DBD, malaria, chikungunya, leptospirosis.

“(Sedangkan) jenis penyakit menular melalui makanan, seperti kecacingan dan diare,” ungkap Purwantari.

Ia juga mengajak TP PKK Kalurahan Condongcatur untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Mari bersama kita gaungkan, ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani dalam wilayah kita,” ujarnya. (Lidya Agustina / Kim Depok)




Bersinar Fun Smash 2025, Strategi BNN Sleman Berantas Narkoba Lintas Sektor

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2025, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman menyelenggarakan turnamen bulutangkis di GOR Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista, Rabu malam (11/6/2025). Kegiatan yang bertajuk ‘Bersinar Fun Smash 2025: Sinergi Stakeholder dalam Badminton Fun Menuju Hidup Bersinar (Bersih Narkoba)’ ini merupakan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pendekatan olahraga kreatif dan edukatif.

Turnamen ini diselenggarakan dengan menyasar anak muda dari berbagai kalangan, termasuk TNI, Polres, hingga Lapas Kelas II B Sleman. Dalam event tersebut, para peserta dan tamu undangan secara bersama-sama mengikrarkan deklarasi anti narkoba, sebagai komitmen melawan narkoba dan mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sleman, Komisaris Besar Polisi Teguh Tri Prasetya.

Pada kesempatan itu, Teguh menegaskan bahwa di samping memperingati HANI 2025, integrasi lintas sektoral ini melahirkan agen P4GN yang aktif mengkampanyekan gerakan anti narkoba di lingkungannya. Pasalnya, permasalahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi semata. Dibutuhkan sinergi yang efektif mulai dari pencegahan hingga pemberdayaan masyarakat secara komprehensif dan berkesinambungan.

“Ini kegiatan dirangkaikan dengan Hari Anti Narkotika Internasional yang puncaknya nanti pada tanggal 26 Juni 2025 ini. Nah hari ini kita kegiatannya olahraga. Kita (juga) mendeklarasikan (anti narkoba), harapannya mereka bisa menjadi agen-agen, bisa memberikan getok tular kepada teman, saudara, keluarga utamanya untuk membentengi dari ancaman-ancaman bahaya narkoba itu,” ungkap Teguh saat dijumpai di lokasi turnamen.

Ia menambahkan bahwa ajang ini menjadi media bagi para generasi muda untuk menyalurkan energi dan bakatnya dalam kegiatan yang positif. Sebab dengan berolahraga, generasi muda dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba, mengurangi kecemasan, stres, dan meningkatkan kesehatan tubuh. Teguh pun berharap, kegiatan serupa akan bermunculan bahkan berlanjut untuk seterusnya.

“Kita berharap ini tidak hanya sekali saja. Ini sebagai wahana, ajang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, menyalurkan kegiatan positif. Sehingga tidak terjerumus dalam hal-hal yang kontraproduktif, dan harapannya ke depan mereka bisa menggantikan kita menuju Indonesia emas 2045,” pungkas Teguh.

Senada dengan hal itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Sleman, Komisaris Besar Polisi Edy Setyanto Erning Wibowo mengungkapkan bahwa kegiatan yang dicanangkan oleh BNN Kabupaten Sleman tersebut merupakan salah satu upaya menghindari sekaligus pemberantasan narkoba di Sleman, dengan menyasar masyarakat luas.

“Saya sangat mengapresiasi adanya acara yang diinisiasi oleh BNNK. Ini sangat positif utamanya bagi anak-anak muda, dan anak-anak tingkatan pekerja, ini kan rata-rata banyak yang bekerja di instansi,” ujar Edy.

“Kalau saya lihat dari BNNK itu mengadakan kegiatan lomba ini sasarannya ada TNI, Polri, Bank Sleman, Lapas, kemudian ada undangan dari luar yakni komunitas Bro Sist, dan komunitas 234 SC. Tadi kita saksikan bersama, kita sudah melaksanakan deklarasi anti narkoba. Kemudian harapan kita ini nanti semuanya tadi yang sudah melakukan kegiatan ini dapat menjadi agen, bisa menyalurkan kepada keluarga, saudara, tetangga, untuk menghindari narkoba,” sambungnya.

Sementara selaku tuan rumah, Komandan Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista, Letnan Kolonel Infanteri Afrizal Rakhman turut mengapresiasi berlangsungnya gelaran tersebut. Ia mengatakan, pihaknya berkomitmen kuat mendukung pemerintah dan BNN dalam memerangi narkoba, baik melalui bidang olahraga maupun kegiatan positif lainnya.

Terkait hal itu, Teguh pun menegaskan bahwa selama ini pihaknya telah melaksanakan pelbagai program, seperti memberikan arahan kepada anggota sebagai penanganan ke dalam. Kemudian berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat.

“Kalau kita pengamanan ke dalam, kita selalu memberikan santi aji saji karma kepada anggota. Kemudian selalu memberikan arahan kepada anggota,” kata Rizal.

“Batalyon sendiri kita bukan penindak atau apa, tapi kita lebih kepada memberikan contoh kepada yang lain, kepada masyarakat. Kita lebih mengajak masyarakat lainnya untuk bisa lebih berpartisipasi di setiap kegiatan,” tandasnya.

**
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman
Phone: (0274) 868405
Fax: (0274) 868945




Bank Sleman Cabang Godean Pindah ke Gedung Baru untuk Tingkatkan Pelayanan

Sleman – Bank Sleman Cabang Godean resmi berpindah ke gedung baru yang berlokasi di Jalan Godean KM 8, Semarangan, Sidokarto, Godean. Pemindahan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah dan menyesuaikan kebutuhan operasional.

Direktur Bank Sleman, Dandung Sriyadi, menjelaskan bahwa gedung lama yang berada di Jalan Godean KM 10 dinilai sudah tidak lagi representatif. Gedung baru dipilih karena lebih strategis dan mampu menunjang kenyamanan serta kemudahan akses bagi masyarakat.

“Dengan fasilitas yang lebih memadai, kami berharap nasabah merasa lebih nyaman dan terbantu dalam mengakses layanan perbankan,” ujar Dandung saat peresmian gedung baru Bank Sleman, Selasa (10/6/2025).

Bank Sleman merupakan bank milik Pemerintah Kabupaten Sleman yang berfokus pada pelayanan keuangan masyarakat lokal. Dengan pemindahan ini, manajemen berharap dapat menjangkau lebih banyak warga dan meningkatkan efisiensi layanan.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dalam kunjungannya menyebut bahwa Bank Sleman memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mendorong agar keberadaan gedung baru menjadi titik awal peningkatan layanan dan kontribusi nyata bagi pembangunan di Sleman.

Pemindahan kantor ini juga menjadi bagian dari upaya Bank Sleman untuk memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan lokal yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan nasabah dan dinamika wilayah.




Muduk Caturtunggal, Gali Gagasan Program Fisik dan Nonfisik untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Sleman – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok menggelar Musyawarah Padukuhan (Musduk) guna menggali gagasan program kegiatan fisik dan nonfisik tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di masing-masing padukuhan mulai Senin malam, 2 Juni 2025 sampai Rabu, 11 Juni 2025.

Musyawarah tersebut merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (RKPKal) tahun 2026, sekaligus untuk menjaring usulan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kalurahan periode 2027–2028.

Dalam setiap musyawarah padukuhan, turut hadir perwakilan dari Pemerintah Kalurahan Caturtunggal, Tim Verifikasi, Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), dukuh beserta perangkat dan lembaga padukuhan.

Carik Caturtunggal, Aminudin Aziz menyampaikan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menyusun program-program pembangunan.

“Musyawarah ini bertujuan menggali ide-ide dari masyarakat agar program yang dijalankan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil warga,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).

Berdasarkan hasil musyawarah, sejumlah kendala masih ditemukan, seperti beberapa usulan program yang belum terperinci dengan baik dan perlunya perbaikan dalam penyusunan rencana. Namun demikian, masyarakat tetap menunjukkan antusiasme tinggi. Keberhasilan program sebelumnya mendorong partisipasi aktif warga, karena mereka merasa memiliki dan terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan.

Pelbagai program hasil musduk ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan kesinambungan pembangunan berbasis kebutuhan riil warga di tingkat padukuhan. (Oktaviana / Kim Depok)