Pemkab Sleman Serahkan Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Kepada Ahli Waris

Sleman – Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris juru parkir yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sleman Kusno Wibowo melalui program Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan bertempat di Ruang Rapat Bupati Sleman, Rabu (30/10).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perhubungan Sleman Arip Pramana menjelaskan bahwa santunan tersebut diberikan kepada ahli waris dari Parman (45) warga Kalakijo, Triharjo, Sleman, yang berprofesi sebagai juru parkir di Pasar Sleman.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa Parman menjadi salah satu dari juru parkir yang terdata di Dinas Perhubungan Sleman dan difasilitasi dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga ahli waris dalam hal ini istrinya (Istifa Rumiyani), berhak mendapatkan santunan dari program JKM BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Pjs Bupati Sleman Kusno Wibowo mengatakan bawa santuan kematian tersebut merupakan perwujudan rasa duka dan keprihatinan.  Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga dari Parman.

“Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, untuk kegiatan yang produktif atau setidaknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kusno juga menyampaikan bahwa program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja formal maupun non-formal merupakan bentuk perlindungan kepada masyarakat di Kabupaten Sleman.

Upaya tersebut diwujudkan dalam Peraturan Bupati Sleman Nomor 45 tahun 2022 tentang Perluasan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui Program Sleman Melindungi Pekerja Rentan atau Pro Si Keren.

“Program ini juga ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pekerja rentan, mencegah timbulnya kemiskinan baru, serta menyejahterakan masyarakat pekerja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kusno juga berharap Program Si Keren ini dapat berjalan dan berkembang, sehingga tujuan pemberian perlindungan kepada pekerja rentan dapat terwujud.




Peringatan HUT ke-4 TPSK Kabupaten Sleman Dimeriahkan dengan Peluncuran Ambulan Lasamba

Sleman – Tenaga Pendamping Sosial Kalurahan (TPSK) Kabupaten Sleman memperingati Hari Ulang Tahun ke-4 pada Rabu, (30/10) di Kantor Kapanewon Berbah. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Ambulan Layanan Sambang Warga (LASAMBA) yang diluncurkan secara simbolis oleh Penjabat Sementara Bupati Sleman, Kusno Wibowo, dengan membunyikan sirine ambulan.

Kusno dalam sambutannya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada anggota TPSK Kabupaten Sleman atas kinerjanya dalam membantu Pemkab Sleman untuk mewujudkan kesejahteraan sosial, terutama bagi masyarakat tingkat Kalurahan yang membutuhkan bantuan.

Kusno berharap momen peringatan ini dapat meningkatan motivasi dan kinerja anggota TPSK Kabupaten Sleman untuk lebih proaktif dalam membantu masyarakat.

“Pada momen peringatan ulang tahun ini, mari kita optimalkan kolaborasi, sinergi dan koordinasi di antara para stake holder dibidang sosial lainnya yang ada di Kabupaten Sleman, sehingga berbagai masalah sosial yang ada di masyarakat dapat kita atasi bersama,” ujar Kusno.

Lebih lanjut, Kusno juga berharap dengan adanya TPSK kedepannya dapat membantu pemerintah dalam melaksanakan tanggungjawab penyelenggaraan kesejahteraan sosial karena pemerintah memiliki tanggungjawab dan kewajiban untuk memenuhi hak-hak dasar masyarakat. Termasuk dalam mencegah terjadinya masalah sosial, memberikan pelayanan sosial kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) serta memperkuat nilai-nilai kesetiakawanan, kegotong royongan dan kerelawanan.

“Saya juga berharap TPSK Kabupaten Sleman senantiasa berupaya untuk memberdayakan warga yang mengalami masalah sosial, sehingga mereka mempunyai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya secara mandiri,” kata Kusno

Kepala Dinas Sosial, Mustadi, menyampaikan bahwa jumlah permohonan Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) mengalami kenaikan. Ini menunjukkan bahwa program TPSK sudah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan akses yang lebih baik terhadap bantuan sosial yang tersedia.

“Jumlah permohonan Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) sampai dengan bulan Oktober 2024 adalah sebagai berikut. JPS Kesehatan sebanyak 159 pemohon, JPS Pendidikan sebanyak pemohon, JPS Sosial sebanyak 640 pemohon” ungkap Mustadi. 

Satu unit kendaraan Ambulan Lasamba yang diluncurkan merupakan bantuan fasilitas dari anggaran Dana Kaistimewaan DIY. Ambulan tersebut diperuntukkan sebagai upaya memberikan layanan yang optimal kepada warga yang membutuhkan layanan sosial, khususnya bagi warga lanjut usia, penyandang disabilitas dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kabupaten Sleman. Acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan program JPS Pendidikan dan JPS Sosial alat bantu kepada para penerima bantuan yang terdiri dari kursi roda standar, kursi roda adaptif, kursi roda 4in1, alat bantu dengar, kaki palsu, brace, tongkat kaki 3 dan 4, serta walker dan secara simbolis diserahkan oleh PJS Bupati Sleman.




Sleman Raih Juara 1 Kabupaten Layak Wiramuda

Sleman –  Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-96 pada Senin (28/10) pagi, di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman. Bertindak sebagai inspektur upacara,  Pjs Bupati Sleman, Kusno Wibowo.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada tahun ini semakin spesial, dengan dinobatkannya Kabupaten Sleman sebagai Juara 1 Kabupaten/Kota Layak Wiramuda oleh Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Deputi Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi bagi wirausaha muda pemula berprestasi dan lembaga layak wirausaha muda.

Balai Bahasa Provinsi DIY Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi juga memberikan penghargaan kepada Pemkab Sleman yang telah bekerja sama dalam program Pengutamaan Bahasa Negara: Penggunaan Bahasa Indonesia pada Ruang Publik dan Surat di Kabupaten Sleman pada tahun 2022-2024.

Pada upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 sekaligus diserahkan Penghargaan Pemilihan Pemuda Pelopor, Organisasi Kepemudaan Berprestasi, dan Duta Pemuda Program Pertukaran Pemuda antar Provinsi. Penghargaan diserahkan oleh Pjs Bupati Sleman.

Kusno Wibowo menyampaikan ucapan syukur atas capaian Kabupaten Sleman. Kemudian ia menekankan pentingnya peran generasi muda untuk mewujudkan kejayaan Indonesia secara kolektif, sesuai dengan tema yang diusung pada Hari Sumpah Pemuda tahun 2024 yakni “Maju Bersama Indonesia Raya”.

“Saat ini kita terus mendorong bangkitnya anak-anak muda Sleman untuk tampil menata dan mewujudkan harapan Indonesia masa depan,” ujar Kusno.

Kusno berharap agar pemuda Sleman mampu mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berkeadilan sosial.

“Generasi muda dengan potensi yang dimilikinya harus responsif dan terlibat aktif dalam menentukan arah Sleman ke depan,” harap Kusno.

Kusno juga menyoroti tantangan utama yang dihadapi generasi muda saat ini adalah bagaimana penguasaan terhadap teknologi informasi dan komunikasi serta literasi digital yang tetap harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai moral bangsa.




Giat Cepat TRC Destana Sardonoharjo Atasi Pohon tumbang

Sleman – Tim Reaksi Cepat (TRC) Destana Sardonoharjo mengerahkan seluruh anggota setelah menerima laporan adanya pohon tumbang di Padukuhan Candi Karang, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Senin (28/10/2024) malam. TRC Destana bergerak sigap untuk memastikan situasi aman, mencegah potensi bahaya lebih lanjut, serta memulai proses evakuasi dan pembersihan segera. Mereka juga berkoordinasi dengan pihak terkait dan warga sekitar untuk mempercepat penanganan di lokasi, mengingat kondisi malam yang membutuhkan kewaspadaan ekstra.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Destana Kalurahan Sardonoharjo telah melakukan aksi tanggap untuk memastikan keselamatan warga sekitar dan membersihkan area terdampak agar jalan atau akses yang terhambat bisa segera normal kembali. Selain itu, tim TRC bekerja sama dengan warga setempat untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan sisa-sisa pohon tumbang.

Ketua Destana Sardonoharjo, Wahyudi, menyampaikan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) sudah terbiasa bergerak cepat dalam menangani berbagai bencana, terutama yang langsung berdampak pada fasilitas umum.

“Malam ini, TRC Destana Sardonoharjo langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan menghalangi jalan di Padukuhan Candi Karang,” ungkapnya.

“Dengan pengalaman dan kesiapan yang dimiliki, tim segera mengevakuasi area terdampak, memastikan keselamatan warga, dan membuka akses jalan agar bisa segera dilalui kembali. Kerja sama dengan warga sekitar juga dilakukan agar proses penanganan berjalan lancar dan cepat, terutama mengingat tantangan evakuasi di malam hari,” lanjut Wahyudi.

Dukuh Candi Karang, Harun Aroni, yang turut terlibat langsung dalam penanganan pohon tumbang, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim yang telah membantu warga pada malam ini. Ia mengapresiasi kerja cepat dan tanggap dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Sardonoharjo, Destana, serta warga yang ikut serta dalam proses evakuasi dan pembersihan area terdampak.

“Bantuan ini sangat berarti, terutama dalam memastikan keamanan dan kenyamanan warga di tengah kondisi yang darurat,” pungkasnya. (Eka Sastra/KIM DSN SARDONOHARJO)




Dispora Sleman Tutup Pelatihan Pranatacara Pemuda Kalurahan Sendangtirto

Sleman – Kabid Pembinaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman menutup kegiatan pelatihan Pranatacara (MC bahasa Jawa) untuk pemuda Kalurahan Sendangtirto, di gedung Serbaguna kalurahan Sendangtirto, Berbah, Kamis (24/10/2024).

Kamituwo Kalurahan Sendangtirto, Dwi Sulityo mengatakan pelatihan Pranatacara MC bahasa Jawa merupakan usulan Pemerintah Kalurahan Sendangtirto yang difasilitasi oleh Dispora Kabupaten Sleman. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 21 sampai 24 Oktober 2024.

“Untuk peserta merupakan pemuda warga Kalurahan Sendangtirto dibatasi bagi pemuda usia 16 sampai 30 tahun. Peserta berjumlah 30 orang. Setiap peserta mendapatkan fasilitas yang sama berupa buku panduan, alat tulis, jarik kain batik, uang saku, makan satu kali dan snack dua kali,” kata Dwi.

Lurah Sendangtirto, Amir Junawan mengucapkan terima kasih kepada Dispora Kabupaten Sleman yang telah memfasilitasi kegiatan pelatihan pranatacara untuk pemuda Kalurahan Sendangtirto.

“Harapannya ilmu yang didapat merupakan bekal yang bisa digunakan untuk dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ucap Amir.

Lebih jauh, ia pun berharap agar Dispora Sleman memberikan program pelatihan berikutnya sebagai tambahan pengetahuan. Hal itu sekaligus menjadi upaya menjaga budaya Jawa.

“Semoga ada pelatihan berikutnya sebagai program berkesinambungan dan juga program lain yang sesuai,” kata Amir.

Kepala Bidang Pembinaan Pemuda Dispora Sleman, Riyang Sukrisman, menyampaikan pelatihan pranatacara merupakan program Dispora Sleman sebagai upaya melestarikan budaya dan sastra Jawa. Mengingat, saat ini banyak pemuda yang tidak mengetahui tatakrama.

Program ini pun sudah berjalan di sebelas kelompok pemuda di Kabupaten Sleman.

“Pelatihan di Kalurahan Sendangtirto merupakan yang terakhir untuk tahun ini,” kata Riyang.

“Diharapkan setelah mendapatkan  pelatihan, peserta lebih bisa mengembangkan dan menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan bermasyarat,” jelasnya.

Salah satu peserta pelatihan Subandi warga Pajangan, Sendangtirto mengaku senang mengikuti pelatihan pranatacara ini. Ia mengatakan ilmu yang diberikan oleh pemateri yang ahli dibidangnya mudah dimengerti.

“Semoga pelatihan seperti ini sering dilakukan untuk menumbuhkan budaya Jawa yang santun, serta menghormati sesama dan pengembangan SDM untuk pemuda Sendangtirto,” ucap Subandi. (Kusnadi / KIM Berbah)