2.108 Pedagang Direlokasi Saat Pasar Prambanan Direnovasi
Sleman – Proses renovasi Pasar Prambanan memasuki tahap kedua. Pada tahap ini, seluruh pedagang yang berjumlah akan direlokasi di pasar darurat di Dusun Pelemsari Desa Bokoharjo, yang berjarak sekitar 1,5 km dari pasar asli.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pasar Dra Tri Endah Yitnani MSi dalam sosialisasi rencana renovasi tahap dua bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di pendopo Kecamatan Prambanan, Selasa (1/4).
Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Pemerintah Desa Kebondalem Kidul dan Pemerintah Kecamatan Prambanan Klaten. Sebab berdasarkan pendataan, lebih dari 40 persen dari jumlah pedagang di Pasar Prambanan berasal dari Prambanan Klaten Jawa Tengah.
Pasar Prambanan akan dibangun menjadi tiga lantai. Di tahap kedua ini, akan dibangun lantai 1 pada pasar induk seluas meter2. Konsekuensinya, seluruh pedagang akan dipindahkan untuk sementara waktu.
Pemkab Sleman telah menyewa lahan seluas meter persegi sebagai lokasi pasar pengganti sementara bagi pedagang. Pembangunan pasar sementara juga sudah diatur dalam SK Bupati. Dalam SK tersebut diatur, konstruksi lapak di pasar sementara dibuat dari baja ringan dengan atap multiroof.
Los didirikan tanpa sekat khusus bagi pedagang kios maupun los. Sedangkan pedagang los sementara dan plataran disediakan tempat yang secara swadaya dikoordinir oleh paguyuban. Namun pembangunannya tetap harus mengacu zona yang diatur oleh Pemkab.
Proses persiapkan relokasi sudah mulai dilakukan dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Menurut jadwal, diperkirakan pedagang akan mulai menempati pasar darurat pada Mei mendatang.