Genjot Wisata Lokal, Pemkal Wedomartani Ajak Guru SD Promosikan Sejarah Candi Gebang

Sleman – Pemerintah Kalurahan Wedomartani menggelar Sarasehan Wisata dengan materi bahasan Edukasi Sejarah dan Nilai Pariwisata Situs Candi Gebang. Sarasehan ini melibatkan pendidik Sekolah Dasar (SD) sebagai peserta dan berlangsung di Komplek Candi Gebang, Sabtu (1/11/2025).

Lurah Wedomartani, Teguh Budiyanto, mengatakan bahwa jumlah pengunjung Situs Candi Gebang saat ini masih relatif sedikit, meskipun lokasinya indah dan nyaman. Melalui sarasehan edukasi pariwisata ini, ia berharap pengetahuan tentang nilai sejarah candi dapat diteruskan kepada peserta didik, dan selanjutnya para siswa diajak berkunjung.

“Kita mulai dari wisatawan lokal yang bersifat edukatif, dengan harapan ke depan kawasan Situs Candi Gebang ramai dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Teguh Budiyanto.

Dalam sarasehan yang juga dihadiri Tim Monev Desa Budaya itu, bertindak sebagai moderator Ketua Desa Mandiri Budaya Mujiburohman. Narasumber yang hadir, Putu Sari dan Aswin, secara paralel menyampaikan sisi sejarah, filosofi bangunan purbakala, dan prospek peningkatan nilai ekonomi sebagai dampak meningkatnya jumlah kunjungan wisata.

Sebelum sarasehan, peserta diajak berkeliling komplek selama kurang lebih 30 menit sembari menerima penjelasan dari Aswin, dan usai sarasehan peserta diajak menyaksikan video tentang Candi Gebang. (Tri Joko S/KIM Kalasan)




“Satu Lereng Sejuta Cerita”, Jelajah Wisata Merapi Semarakkan Sport Tourism Sleman

Sleman – Ratusan peserta dari berbagai komunitas olahraga dan masyarakat memeriahkan kegiatan Jelajah Wisata Lereng Merapi 2025 di Lapangan Sepak Bola Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, pada Sabtu (1/11/2025). Mengusung semangat “Satu Lereng Sejuta Cerita”, acara ini memadukan olahraga, wisata, dan petualangan di kaki Gunung Merapi.

Acara yang diinisiasi oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) ini diawali dengan senam pemanasan bersama. Selanjutnya, peserta melakukan jelajah wisata sejauh empat kilometer, melewati rute menantang di tengah panorama alam indah dan udara sejuk khas lereng Merapi.

Sambutan Bupati Sleman Harda Kiswaya, yang dibacakan oleh Panewu Cangkringan Tamziz Sarwana, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi KORMI Sleman dan AJWLM.

“Kegiatan sport tourism seperti Jelajah Wisata ini menjadi bentuk sinergi antara olahraga, pariwisata, dan pelestarian alam. Selain memperkenalkan potensi keindahan alam Sleman, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Harda dalam amanatnya.

Ketua KORMI Sleman, Suparman menyampaikan apresiasi terhadap peran AJWLM yang telah memajukan wisata dan olahraga petualang di Sleman, bertepatan dengan usia AJWLM yang ke-14 tahun.

“Olahraga petualangan bukan hanya menyehatkan, tetapi juga mendorong ekonomi kreatif dan promosi wisata alam Lereng Merapi,” ungkap Suparman.

Ia juga menambahkan bahwa Sleman baru saja meraih Juara Umum Festival Olahraga Petualangan dan Tantangan KORMI DIY 2025.

Usai kegiatan jelajah, acara dilanjutkan dengan pengundian doorprize bagi seluruh peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat sportivitas dan cinta alam, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga dan komunitas olahraga. (ESK/KIM DSN Ngaglik)




KSB Merapi Rescue Umbulharjo Lakukan PAM Medis Wisata Jeep Lava Tour Pertamina

Sleman – Dalam rangka menjaga keselamatan dan memberikan pelayanan kesehatan bagi wisatawan di kawasan lereng Merapi, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Merapi Rescue Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, melaksanakan kegiatan PAM Medis pada Kamis (23/10/2025).

Kegiatan dilaksanakan di wilayah Umbulharjo dan Kepuharjo, mencakup rute wisata Jeep Lava Tour Pertamina yang meliputi Basecamp M Jak, Petilasan Mbah Maridjan, Bunker, Batu Alen, Museum Mini Sisa Hartaku, hingga jalur air Jolontoro.

Ketua KSB Merapi Rescue, Sriyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan para wisatawan.

“Selain tanggap bencana, kami juga siap memberikan penanganan medis kepada wisatawan yang berada di kawasan Merapi. Ini bagian dari upaya kami menjaga keamanan dan kenyamanan wisata di daerah rawan bencana,” ujarnya.

Sebelum kegiatan dimulai, tim melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan tes tekanan darah kepada peserta serta kru lava tour. Selama jalannya kegiatan, tim medis juga siaga di beberapa titik rawan untuk memastikan semua peserta dalam kondisi aman.

Salah satu wisatawan, Dika mengaku merasa aman dan senang atas kehadiran KSB.

 “Kami sangat terbantu dengan adanya pengawalan medis dari KSB. Rasanya lebih tenang menikmati wisata di kawasan Merapi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, KSB Merapi Rescue menunjukkan komitmen tidak hanya dalam penanggulangan bencana, tetapi juga dalam aspek pelayanan kemanusiaan dan keselamatan wisata di kawasan Gunung Merapi yang menjadi ikon pariwisata Sleman. (ESK – KIM DSN NGAGLIK)




Komisi B DPRD DIY Tinjau Pengembangan Wisata Sendang Sombomerti Sleman

Sleman – Komisi B DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan Kunjungan Dalam Daerah (KDD) ke destinasi wisata Sendang Sombomerti, Demangan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, pada Selasa (21/10/2025).

Kunjungan ini bertujuan meninjau potensi wisata berbasis masyarakat serta mendorong sinergi lintas sektor dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan yang berorientasi pada pemberdayaan warga.

Pengelola Sendang Sombomerti, Muhammad Nasir menyampaikan bahwa kawasan wisata air tersebut mulai dirintis pada tahun 2019 dan resmi beroperasi pada 2020. Pengelolaan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat melalui kelompok budaya Plungguh dengan konsep wisata berbasis alam dan budaya lokal.

“Kami berupaya mengembangkan kawasan ini secara bertahap agar tetap terkelola dengan baik seiring meningkatnya jumlah pengunjung,” ujarnya.

Ketua Komisi B DPRD DIY, Andriana Wulandari memberikan apresiasi terhadap semangat warga dalam mengembangkan potensi lokal secara gotong royong. Menurutnya, Sendang Sombomerti memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukatif dan historis yang dapat menjadi daya tarik unggulan di Sleman.

“Potensi alam dan budaya di kawasan ini perlu dikelola secara serius dan melibatkan generasi muda agar semangat pengembangan dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Anggota Komisi B DPRD DIY, Yan Kurnia Kustanto menambahkan bahwa pengembangan kawasan perlu disusun berdasarkan master plan agar lebih terarah. Ia juga menyampaikan kesiapan Komisi B untuk memfasilitasi koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak swasta, termasuk lembaga CSR, guna memperkuat dukungan terhadap pengembangan destinasi.

Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD DIY, Wildan Nafis menekankan pentingnya penyelesaian perizinan tanah kas desa sebagai syarat agar program bantuan pemerintah dapat disalurkan.

Perwakilan Dinas Pariwisata Sleman, Arinta mengapresiasi pengelolaan Sendang Sombomerti yang dinilai sudah melampaui ekspektasi. Ia menegaskan pentingnya penyusunan master plan dan detail engineering design (DED) sebagai dasar pembangunan yang tetap berbasis kelestarian alam serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola.

Panewu Depok, Djoko Muljanto, berharap Sendang Sombomerti dapat terus dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif yang berkarakter budaya dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

“Kunjungan Komisi B DPRD DIY ini semoga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antar pihak untuk mewujudkan pengelolaan wisata lokal yang berdaya saing dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)




Kembangkan Wisata Sleman Barat, Wabup Sleman Apresiasi Pentas Budaya Kalurahan Sumberagung

Sleman – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengapresiasi Gelar Pentas Seni dan Potensi Budaya Kalurahan Sumberagung di Kapanewon Moyudan pada Minggu (28/9/2025). Acara yang berlangsung di Desa Wisata Taman Sendang Bandung ini dinilai sebagai langkah positif dalam mengembangkan pariwisata di wilayah Sleman Barat.

Danang menyampaikan kegembiraannya atas munculnya desa wisata baru tersebut. Ia berharap, perkembangan pariwisata di Sleman Barat akan semakin pesat, terutama dengan adanya kemudahan akses wisatawan berkat keberadaan pintu keluar tol di beberapa titik di Sleman, serta konektivitas dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo.

“Perkembangan desa wisata tidak akan optimal tanpa adanya budaya gotong royong di kalangan masyarakat,” ujar Danang.

Ia menekankan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan semangat kebersamaan ini agar pengembangan desa wisata berjalan maksimal. Selain itu, ia juga mendorong pengelola dan warga untuk menginventarisasi potensi lokal, termasuk pengembangan UMKM, guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ketua Panitia, Wasita, menjelaskan bahwa acara ini merupakan fasilitasi dari Dana Keistimewaan DIY melalui dukungan pokir dewan. Dukungan ini, lanjutnya, menjadi motivasi bagi pengelola dan warga setempat untuk menggarap dan menampilkan potensi lokal yang ada di Kalurahan Sumberagung.

Gelar pentas seni tahun ini menampilkan berbagai pertunjukan, antara lain kesenian tradisional Jathilan Pungjir dari Kaliduren Raya yang membawakan fragmen perjuangan Pangeran Diponegoro. Selain itu, ada juga atraksi seni bela diri Tae Kwon Do yang dipadukan dengan musik gamelan Jawa, serta penampilan keroncong modern dari Grup Keroncong Modern Naraswara.

Wasita menambahkan, seluruh kelompok seni yang tampil dalam acara tersebut telah memiliki Nomor Induk Kebudayaan yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman. Event ini juga melibatkan puluhan UMKM lokal dari Forum UMKM Kalurahan Sumberagung yang memamerkan produk-produk khas mereka.

Terkait pengembangan Desa Wisata Taman Sendang Bandung, Wasita menjelaskan bahwa konsep yang diusung adalah pemberdayaan masyarakat, yang mencakup potensi seni budaya, hortikultura, Kelompok Wanita Tani (KWT), pengelolaan sampah, peternakan, dan perikanan. Desa wisata ini menawarkan berbagai paket menarik, seperti live-in, gathering, meeting, outbond, parenting, dan wedding, dengan informasi lebih lanjut tersedia di situs web resminya.