Desa Tirtomartani Wakili Sleman Bersaing Dengan 5 Kabupaten se-Indonesia

PKKSleman – Sepuluh orang tim dari BKKBN, TP PKK Pusat (Kemendagri), dan Kemenkes menyambangi Dusun Nduri, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman melakukan penilaian dan evaluasi kegiatan kesatuan gerak PKK, KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga), dan Kesehatan.

Soetriningsih SSos MM, selaku ketua tim menuturkan bahwa terpilihnya Kabupaten Sleman sebagai salah satu nominasi pemenang untuk kategori Kabupaten mewakili Provinsi DIY yang dalam kegiatan ini diwakili oleh Desa Tirtomartani, Kalasan merupakan suatu kebanggaan karena enam Kabupaten yang terpilih sebagai nominasi sebenarnya telah terpilih sebagai pemenang, namun enam kabupaten tersebut akan memperebutkan posisi Pakarti Utama atau Pakarti Madya yang terdiri dari pemenang 1,2, dan 3.

“Lima Kabupaten yang akan bersaing dengan Kabupaten Sleman yaitu Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalteng, Kabupaten Boyolali Provinsi Jateng, Kabupaten Agam Provinsi Sumbar, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, serta Kabupaten Bangli Provinsi Bali,” tutur Soetriningsih.

Soetriningsih juga mengungkapkan bahwa capaian kegiatan yang dilombakan dan dinilai merupakan pencapaian kegiatan PKK-KKBPK-Kesehatan selama bulan Oktober-Desember tahun 2015 yang kemudian dilakukan evaluasi dan verifikasi dari data yang yang disampaikan dalam laporan/profil yang telah dikirimkan.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tirtomartani Ratnawati Marfuah SPd mengungkapkan bahwa tim pelaksana kesatuan gerak PKK, KB Kesehatan Desa Tirtomartani ditetapkan berdasarkan SK Kepala Desa Tirtomartani no. 2 tahun 2015 pada bulan April 2015.

Selanjutnya berdasar SK No. 21/KEP/PKK KAB/V/2015 Kesatuan gerak PKK, KB Kesehatan Desa Tirtomartani menjuarai tingkat Kabupaten Sleman, dan berdasarkan SK No. 01/KPTS/PKK.DIY/I/2016 ditetapkan sebagai juara I tingkat DIY yang selanjutnya mewakili DIY maju ke tingkat nasional.

Ratna juga mengungkapkan bahwa pembinaan secara maksimal telah dilakukan baik oleh TP PKK Desa Tirtomartani, TP PKK Kecamatan Kalasan, TP PKK Kabupaten Sleman, Dinkes Kabupaten Sleman, Badan KB kabupaten Sleman kepada berbagai kelompok yang ada di Desa Tirtomartani. Desa Tirtomartani sendiri memiliki 3 kelompok BKL, 9 Kelompok UPPKS, satu kelompok PIK-R, 4 kelompok BKB, 2 kelompok BKR, 18 kelompok sub PPKBD, dan 132 kelompok KB.

“Pembinaan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dari tingkat dasawisma sampai tingkat desa bagi keluarga yang memiliki balita, remaja, lansia, PUS, dan kader dengan materi kesehatan reproduksi, alat kontrasepsi, penundaan usia perkawinan, HIV/AIDS, kegiatan ekonomi produktif, pemberantasan sarang nyamuk, pergaulan bebas dan NAPZA,” kata Ratna, Kamis (7/4).

Semenytara Wakil Bupati Sleman, Drs Sri Muslimatun MKes yang juga hadir dalam kesempatan tersebut menuturkan bahwa program KB sangat bagi peningkatan kualitas keluarga di Sleman, oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya menggalakan program KB.

Pada tahun 2015 jumlah peserta KB aktif sebesar 125.362 dari total PUS sebesar 159.366 dengan jumlah peserta KB pria sebesar 1.618, sedangkan untuk jumlah kelompok BKB sebanyak 239,  jumlah kelompok BKR sebanyak 154, jumlah kelompok BKL sebanyak 201 dan jumlah UPPKS sebanyak 803.

Kebijakan dan program pembangunan di bidang KB dalam mewujudkan keluarga bahagia dan sejahtera, tidak hanya sekadar pembatasan kelahiran dan pengaturan jarak kelahiran, tetapi lebih kepada peningkatan kualitas keluarga. Berkenaan dengan hal tersebut, implementasi kegiatan di bidang KB sangat terkait dan bersinergi dengan pembangunan bidang lainnya, diantaranya adalah bidang kesehatan, sosial, pendidikan dan sebagainya.

“Keterpaduan kebijakan dan pelaksanaan program di berbagai bidang tersebut, telah mampu meningkatkan kualitas keluarga  masyarakat Sleman,” ungkap Sri Muslimatun.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts