Dinas Kesehatan Benahi Pelayanan Informasi Publik

Sleman – Menuju keterbukaan informasi di badan publik, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman berbenah diri dalam hal pengelolaan informasi serta kualitas pelayanan informasi publik yang diberikan kepada masyarakat. Kualitas pelayanan informasi ini ditanamkan pada para pengampu kebijakan, operator, dan admin website Dinas Kesehatan maupun puskesmas agar mereka dapat berpartisipasi aktif sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan layanan informasi publik.

dr. Cahya Purnama, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mengatakan bahwa masing-masing instansi harus terus membaharui informasi-informasi positif dalam website baik itu dinas maupun puskesmas. “Agar masyarakat tidak hanya memperoleh informasi bermutu tetapi juga tergerak untuk sama-sama mewujdkan keterbukaan informasi itu sendiri,” ujar dr. Cahya saat membuka Workshop Keterbukaan Informasi Publik Dinas Kesehatan di Hotel Crystal Lotus, Jalan Magelang, Kabupaten Sleman, Rabu (26/06/2019).

Bidang kesehatan adalah hal yang sangat fundamental di kalangan masyarakat, informasinya tentu banyak diburu. Wajar apabila banyak dari masyarakat awam, pelajar, hingga wartawan yang memerlukan informasi-informasi tersebut, dengan mengajukan permohonan informasi bahkan mendatangi instansi yang bersangkutan.

Meski bertugas sebagai badan publik , perlu diketahui bahwa informasi publik ini pula tidak sepenuhnya dapat diberikan kepada pemohon, mengingat bahwa informasi tersebut ada yang bersifat terbuka dan tertutup atau bersifat dikecualikan. Segala informasi yang ada perlu dipilah kemudian mana yang tergolong informasi berkala, serta merta, serta yang tergolong dalam informasi setiap saat.

Terkait dengan permohonan infrmasi tersebut, ada beberapa prosedur yang dilalui. “Kalau ada permohonan informasi sampai kepada kita baik itu datang langsung maupun melalui aplikasi, maka dia wajib mengisi yang namanya formulir permohonan informasi publik, kemudian melampirkan foto kopi identitas diri, dan selanjutnya biaya fotokopi dokumen yang diminta ditanggung oleh pemohon itu sendiri. Pastikan pula tujuan dari pemohon itu jelas,” tutur Noor Hidayati, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman selaku pemateri dalam workshop ini.

Untuk pemohonan inforasi publik itu sendiri telah ditentukan alur atau prosedur yang harus dilalui oleh pemohon, tetapi khusus untuk wartawan yang pada dasarnya membutuhkan informasi secara cepat, dan akurat, maka pihak instansi terkait dapat memberikan informasi yang dibutuhkan dengan cara memberikan rilis yang dibuat sendiri oleh Dinas Kesehatan atau puskesmas yang bersangkutan. Hal ini disebabkan wartawan dipeprkenankan untuk langsung memperoleh informasi publik tanpa harus melalui prosedur yang ada dan telah diatur dalam UU pers. Sedangkan untuk pemohon informasi publik lainnya, dapat melalui prosedur yang tertera.(Rep Bilqis)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts