Gali Nilai Budaya Bangun Karakter Bangsa

Budaya sebagai warisan nenek moyang sudah sepatutnya kita pertahankan. Budaya asih, asah, dan asuh, jangan sampai hilang dari khasanah kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Salah satu upaya tetap menjaganya adalah dengan menggali kembali nilai budaya yang ada di masyarakat untuk generasi muda agar tidak kehilangan akar budayanya. Hal ini sebagaimana disampaikan Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, ketika membuka acara Dialog Budaya yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Ngaudi Raharjaning Budaya Kabupaten Sleman bekerjasama dengan MSBO Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sleman, Minggu (19/1/2020) di Joglo Pepen, Kadisobo I, Trimulyo, Sleman.

Dengan tema Menggali Nilai Budaya Membangun Karakter Bangsa, acara ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Aji Wulantoro, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, M.Taufiq, A.R, dari LHKP PWM DIY, dan Arif Jamali Muis selaku akademisi.

Acara ini diawali dengan tampilan tembang Jawa yang penuh dengan nilai luhur budaya dan nilai  perjuangan yang diambil dari beberapa pupuh babad Giyanti yang dibawakan oleh para penggiat seni  tradisi. 

Kegiatan dialog pun berlanjut dengan paparan dari M. Taufik AR yang menyampaikan bahwa luruhnya kelekatan sosial dan degradasi kehidupan komunal sebagai masyarakat perlu direspon dan dikoreksi, salah satunya melalui strategi kebudayaan. “Kebudayaan sebagai manifestasi kolektivitas harus menjadi ruang perjumpaan yang menyemai kebajikan publik. Di sini peran para pemimpin pun mesti konsisten dalam kata dan laku, menjadi teladan dan panglima perumus kebijakan publik yang menghadirkan kebajikan publik,” tutunya. (Arief Hartanto)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts