Gelar Muskalsus, Margomulyo Tetapkan Penerima BLT-DD 2021

Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPK) Margomulyo bersama Pemerintah Kalurahan Margomulyo gelar Musyawarah Kalurahan Khusus (Muskalsus) pada Senin (18/1/2021). Bertempat di Balai Desa Margomulyo, Seyegan, Kabupaten Sleman, Muskalsus ini dihadiri oleh Panewu Seyegan yang diwakili oleh Kepala Jawatan Projo, Lurah Margomulyo dan perangkatnya, BPK, LPMD, Karang Taruna, PKK dan Tokoh Masyarakat.

Sarjono, Ketua BPK Margomulyo menyampaikan bahwa musyawarah ini digelar untuk proses validasi dan penetapan penerima Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-DD) tahun 2021.

“ Sebanyak 100 KK yang tersebar di 13 Padukuhan telah diusulkan oleh dukuh masing-masing untuk ditetapkan sebagai penerima BLT-DD,” terang Sarjono.

Sementara itu, Suhardjono, Lurah Margomulyo dalam sambutannya menjelaskan ada perubahan jumlah penerima BLT-DD di Kalurahan Margomulyo. Hal ini menyikapi Surat Edaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa) RI Nomor 17/2021 yang ditindaklanjuti oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman tertanggal 6 Januari 2021.

“Awalnya 200 KK dengan waktu penerimaan selama 6 bulan mulai Januari-Juni 2021. Dengan adanya edaran tersebut, sasaran dan waktu penerimaan berubah menjadi untuk 100 KK dengan waktu penerimaan selama 1 tahun,” jelas Suhardjono.

Dalam Rancangan Peraturan Lurah Margomulyo sendiri dijabarkan bahwa penerima BLT-DD akan mendapatkan bantuan sebesar sebesar Rp 300.000,- per bulan dan akan disalurkan selama 12 bulan terhitung mulai bulan Januari 2021.

Pada kesempatan yang sama, Ageng Wijaya, Kepala Jawatan Projo Kapanewon Seyegan dalam pengarahannya menyampaikan bahwa banyak kalurahan yang melakukan perubahan terhadap mekanisme pemberian BLT-DD. Menurutnya perubahan tersebut menjadi hak prerogatif dari masing-masing kalurahan

“Ada Kalurahan yang tetap mengusulkan 200 KK sebagai penerima BLT DD namun waktu penerimaanya ditambah sampai 12 bulan. Bahkan ada juga yang menambah jumlah penerimanya sampai 250  KK,” ujar Ageng.

Ageng menekankan bahwa yang paling penting adalah mekanisme resmi penetapan penerimanya harus tepat yaitu melalui Muskalsus.

Ia juga menambahkan bahwa BLT-DD ini menunjukkan bahwa kepedulian pemerintah dengan kondisi pandemi COVID-19 yang mempunyai multilayer effect terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Tidak kurang dari 6 milyar/bulan masyarakat Seyegan menerima BLT dari berbagai sumber baik dari Pusat, Propinsi, Kabupaten dan Desa,” tambahnya.

Sehingga, menurut Ageng  validasi dan monitoring secara tepat harus dilakukan agar penerima BLT-DD merata. “Jangan sampai terjadi duplikasi sehingga 1 KK menerima lebih dari satu sumber bantuan,” tutup Ageng.

Musyawarah diakhiri dengan penandatangan Berita Acara Pengesahan Peraturan Lurah Margomulyo tentang Penerima BLT-DD tahun 2021 oleh Ketua BPK dan Lurah dengan saksi dari tokoh masyarakat. (Sutarto Agus/KIM Seyegan).

Print Friendly, PDF & Email

Related posts