Gerakan Mahasiswa Peduli Terus Galakkan Kepedulian Terhadap Sesama

Semangat untuk berbagi harus ditumbuhkan sejak awal. Sejak muda, rasa kepedulian terhadap sesama harus sering dikobarkan. Hal tersebut yang menjadi landasan Komunitas Gerakan Mahasiswa Peduli terlibat dalam aktivitas sosial membantu masyarakat dan lingkungan sekitar mereka.

Beberapa diantaranya adalah seperti kegiatan pendistribusian paket bantuan alat penerangan untuk korban bencana Merapi di Cangkringan, pendistribusian paket bantuan kebutuhan dapur untuk korban bencana di Kalimantan Selatan, pengembangan TPA di Kapanewon Ngaglik, dan bantuan pangan untuk masyarakat jalanan di wilayah Sleman.

Hasan Rahmat Kamil, salah satu penggagas komunitas ini menyebutkan bahwa Gerakan Mahasiswa Peduli (GPM) rutin menggelar kegiatan yang bersifat sosial, termasuk dalam hal mengisi bulan ramadan kali ini.

“Di bulan Ramadhan ini, GMP telah menjalankan beberapa progam diantaranya pengajaran santri TPA Masjid Al Muhtadin Ngaglik Sleman, berbagi makan takjil kepada orang jalanan, kajian bersama donatur, dan program mengajar ke TPA Al Amin, Clapar, Kokap, Kulonprogo bersama komunitas Bagi.in.,” terang Hasan, Minggu (2/5/2021).

Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas GMP adalah bakti sosial dan buka bersama yang digelar pada Minggu (2/5/2021) di Panti Asuhan Baitul Qowwam, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, bekerja sama dengan Sop Empal Maspur, Komunitas Bagiin, dan Kebab Baba Rafi.

GMP sendiri merupakan komunitas mahasiswa yang bergerak di bidang sosial dengan tujuan meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama yang terdampak bencana. Berdiri pada 15 Desember 2020, GMP juga aktif menjebatani para donatur yang ingin berbagi kepada sesama.

Komunitas yang berdiri atas inisiasi Hasan Rahmat Kamil, Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bersama rekannya Husein Faisal Ridho dari Universitas Islam Indonesia Ini telah memiliki 27 anggota yang berasal dari berbagai kampus di DIY, seperti UGM, UNY, UPN Veteran, UII, STIE YKPN, Amikom, dan Sanata Dharma. (Arief Hartanto)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts