Jadi Sumber Informasi Kalurahan, KIM Harus Lebih Aktif Dan Produktif

Sebagai salah satu sumber informasi di tingkat kalurahan, keaktifan dan produktivitas menjadi hal yang harus diperhatikan bagi setiap Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di setiap kapanewon. Hal ini yang menjadi salah satu bahasan utama dalam Pertemuan Rutin Bulanan Forum KIM SEMBADA Kabupaten Sleman, Sabtu (9/1/2021). Pertemuan yang diselenggarakan di Gedung Anglo Cita Kapanewon Depok ini dihadiri oleh pengurus dan anggota Forum KIM SEMBADA Sleman, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sleman, dan perwakilan Kapanewon Depok, Sleman.

Yudiarto Setiawan, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Sleman menyampaikan harapannya agar KIM di masing-masing kapanewon bisa lebih aktif lagi dalam menyebarluaskan informasi.

“KIM di tingkat kepanewon harus lebih aktif untuk mensosialisasi dan menyebarkan informasi kepada masyarakat melalui berita yang berkaitan dengan program, peristiwa dan berbagai kegiatan maupun inovasi desa (kalurahan-red),” jelas Yudi.

Selain itu, menurutnya pendampingan terhadap setiap kelompok KIM juga harus diperhatikan.  

“Kaderisasi dan struktural KIM di tingkat desa (Kalurahan-red) perlu terus didampingi agar KIM bisa berkembang di tingkat desa atau kalurahan,” tambahnya.

Sementara itu, Suripto Ketua Forum KIM SEMBADA Sleman dalam pertemuan menerangkan bahwa Forum KIM SEMBADA juga perlu menyusun rencana kunjungan ke beberapa OPD agar dapat terus berkembang.

“Semisal ke Bappeda dan beberapa dinas yang kuat berhubungan dengan publik, dengan didampingi Kominfo,” ujar Suripto.

Selain itu, ia juga menyarankan Forum KIM SEMBADA agar dapat membangun relasi dan bersinergi ke beberapa media di Yogyakarta, baik itu cetak maupun elektronik, untuk membantu mencapai targetnya.

“Termasuk target bersama Kominfo untuk membuat majalah KIM Sleman,” terangnya.

Suripto berharap pertemuan rutin setiap bulan yang digilir di setiap kepanewon di Kabupaten Sleman dapat meningkatkan produktivitas KIM dalam menjalankan program dan meramu berita dan informasi kalurahan. Selain itu, ia juga berharap mengenai realisasi anggaran kalurahan untuk KIM tingkat kalurahan demi kelanjutan mobilisasi dan program KIM di tingkat kalurahan.

“Sehingga Kabupaten Sleman akan mandiri dan transparan dalam pengelolaan program dan realisasinya langsung didengar dan dirasakan masyarakat,” tutupnya. (Mochammad Sinung Restendi/KIM Gamping)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts