Jagabaya Adakan Shading dan BTM Bagi Masyarakat Pecinta Reptil

Guna menumbuhkan keberanian masyarakat saat tidak sengaja menjumpai ular terutama di dalam rumah tempat tinggalnya, Yayasan Sioux Ular Indonesia bekerjasama dengan Komunitas Jagabaya Kademangan Demakidjo menyelenggarakan pelatihan penanganan ular atau Snake Handling (Shading) bagi masyarakat umum yang digelar di Pendopo Kekandhangan, Cokrowijayan, Desa Banyuraden, Kabupaten Sleman, Senin (31/8/2020).

Materi pelatihan Shading berupa teori dan praktek diberikan oleh Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia, Aji Rachmat dibantu para relawan Sioux. Peserta pelatihan berjumlah sepuluh orang berasal dari Magelang, Purwokerto, dan Yogyakarta yang memiliki latar belakang mahasiswa pecinta alam, dan relawan kebencanaan.

Menurut Aji Rachmat, pada tahap awal peserta pelatihan Shading menerima materi yang mencakup pengetahuan dasar tentang identifikasi jenis ular yang tidak berbisa, jenis ular berbisa rendah, berbisa menengah, pun berbisa tinggi, penanganan gigitan ular, serta cara menangkap ular berbisa.

“Kami mengharapkan setelah mereka selesai mengikuti pelatihan Shading dapat menjadi agen untuk merubah paradigma masyarakat terhadap ular dan menjadi Snake Rescue di wilayahnya masing-masing guna meluruskan mitos-mitos negatif serta mengedukasi masyarakat secara baik dan benar,” tutur Aji di sela-sela pelatihan.

Aji menambahkan, untuk menghadapi ular liar yang masuk ke lingkungan rumah atau area bekerja memerlukan keahlian khusus agar terhindar dari bahaya gigitan atau belitan ular. Masyarakat perlu mengetahui aspek biologi ular, menguasai teknik penanganan gigitan ular, maupun teknik dasar identifikasi ular hingga praktek teknik menangani atau menangkap ular.

“Khususnya buat para pecinta alam dan suka tantangan, wajib menguasai Teknik Shading dengan benar guna membekali diri dalam menangani ular dengan benar dan aman. Hal ini juga perlu dilakukan oleh semua orang dan bahkan untuk anggota keluarga di rumah apabila menjumpai hewan reptil ini. Apabila sudah menyelesaikan pelatihan Shading, peserta diharapkan melanjutkan dengan pelatihan Basic Training Muscle (BTM), dan bagi yang berminat dapat bergabung menjadi relawan Yayasan Sioux untuk mengedukasi masyarakat tentang ular,” pungkas Aji Sioux panggilan akrabnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts