Jaring Atlet Karate Berprestasi INKANAS DIY Gelar Kejurda 2019

Depok – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate INKANAS (Institut Karate-do Nasional) menghadirkan efek positif bagi anak-anak, terlebih di era digital di mana anak-anak yang lebih ayik bermain gadget. Demikian disampaikan Kapolda DIY Irjen Pol, Ahmad Dhofiri, saat membuka Kejurda Karate INKANAS, Sabtu (9/11/2019) di Gelora Olahraga (GOR) Klebengan, Catur tunggal, Depok, Sleman.

“Apresiasi yang tinggi juga kami berikan kepada pada orang tua yang telah melibatkan putra-putrinya mengikuti kegiatan positif, seperti karate. Ini adalah wujud nyata dari dukungan pendidikan karakter yang tengah digencarkan oleh pemerintah di mana membentuk sikap positif yang kokoh harus dilakukan sejak dini menuju arah kemajuan tanpa harus bertentangan dengan norma yang berlaku. Untuk itu dalam event ini harus selalu dijunjung tinggi disiplin dan sportivitas,” ungkap Kapolda yang juga Ketua Umum Pengda INKANAS DIY.

Ahmad Dhofiri menambahkan bahwa melalui Kejurda diharapkan menjadi wadah pembinaan dan mengembangkan prestasi sehingga dihasilkan atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah. Selain itu, ia juga berharap kompetisi ini bisa menarik generasi muda semakin menyukai olahraga utamanya olahraga karate sehingga terwujud generasi yang percaya diri, tangguh, kuat, berani disiplin, dan jujur.

Sementara itu, Edwi Arief Sosiawan, Sekjen INKANAS mengatakan bahwa Kejurda 2019 merupakan acara rutin tahunan di mana tahun ini adalah merupakan tahun ke-11. Kejurda diikuti oleh 340 atlet berasal dari 29 Dojo yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di wilayah DIY.

Sejalan dengan Ketua Utama Pengda INKANAS, Edwi mengatakan bahwa pembinaan atlet melalui Kejurda ini diharapkan mampu menghasilkan atlet berprestasi, seperti dilakukan Pengda INKANAS yang telah berhasil mengirimkan atletnya mewakili FORKI (Federasi Olahraga Karatedo Indonesia) DIY lolos maju ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada tahun 2020 mendatang.

“Cabang olahraga karate selalu dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional sehingga memacu Pengda INKANAS untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sehingga tercipta atlet handal dan mumpuni yang nantinya maju ke kancah nasional maupun internasional,” tuturnya.

Edwi mengatakan bahwa Kejurda 2019 ini diikuti oleh 340 atlet dari usia dini 7 tahun sampai U-21 yang berasal dari 29 Dojo/ranting memperebutkan kategori Kata dengan 16 nomor pertandingan, sedangkan untuk kategori Kumite (tanding) memperebutkan 32 nomor. Dari keseluruhan pertandingan yang berlangsung hingga sore hari tersebut keluar sebagai Juara Umum I adalah Hoshi Dojo yang bermarkas di Sport Hall UPN Babarsari dengan 11 emas 5 perak dan 3 perunggu. Juara Umum kedua ditempati oleh Dojo Pandowoharjo Sleman dengan meraih 7 emas 4 perak dan 7 perunggu. Sedangkan urutan 3 adalah Madrasah Ibtidaiyah Husnayain (Seyegan Sleman) dengan 4 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Para juara tersebut berhak membawa pulang piala Kapolda dan piagam penghargaan sebagai apresiasi atas prestasi yang telah diraihnya. Semua peserta juga diberikan piagam penghargaan atas partisipasi mengikuti Kejuaraan daerah tersebut. (KIM Ngaglik/Upik Wahyuni)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts