Jelang Lebaran Pemkab Gelar Forkominda

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengadakan  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda)  Kabupaten  Sleman terkait persiapan Hari Raya Idul Fitri 1436 H yang dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Dandim 0732, Kapolres Sleman, BIN DIY, DPRD Sleman serta SKPD terkait yaitu Dishubkominfo, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Bagian Hukum dan Bagian Humas yang berlangsung di Ruang Tamu Bupati Sleman, Rabu (15/7).

Dalam forum tersebut dipaparkan persiapan berbagai pihak dalam momentum Hari Raya Idul Fitri, diantaranya seperti yang disampaikan Kapolres Sleman, yaitu akan diadakan layanan penitipan sepeda motor bagi pemudik di Polsek yang telah ditentukan tanpa dipungut biaya, diadakan pos pengamanan lalulintas di daerah Kecamatan Tempel dan Kecamatan Prambanan, larangan melaksanakan konvoi takbir keliling dengan kendaraan bermotor, larangan pesta petasan, serta pengamanan dalam pelaksanaan sholat Ied baik dimasjid maupun dilapangan.

Sedang Dandim 0732 Sleman juga menyampaikan persiapan yang dilakukan yaitu tinjau titik posko keamanan serta melakukan patroli gabungan dengan Satpol PP. Demikian disampaikan Kabag Humas Sleman, Dra Sri Winarti usai mengikuti Forkominda, Rabu (15/7).

Menurut Sri Winarti, SKPD di Lingkungan Pemkab Sleman juga menyampaikan persiapan yang sudah dilakukan, dari Dishubkominfo melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, selain itu juga adanya relawan yang memberikan informasi tentang kondisi dilapangan, rewalan diberi ID card untuk memastikan kevalitan data yang diperoleh. Satpol PP melakukan koordinasi dengan Satpol PP Kecamatan untuk membuat posko di kantor, berkoordinasi dengan Muspika serta melaksanakan patroli gabungan.

Sedangkan Dinas Kesehatan persiapan yang dilakukan adalah mensiagakan seluruh fasilitas kesehatan H-7 hingga H+7. Untuk rawat inap dan rawat jalan H-3 sampai H+3 beroperasi 24 jam. Selain itu juga melakukan inventarisasi deteksi ibu hamil pada H-7 hinggan H+7 lewat Bidan, diperoleh 454 jumlah ibu hamil dan 165 orang resiko tinggi, serta mempersiapkan segala fasilitas untuk kondisi luar biasa seperti penyakit dan keracunan.

“Salah satu fasilitas pelayanan yang diberikan adalah dengan menyebarkan nomor kontak untuk posko mudik, sehingga pada saat mendesak ambulans bisa diturunkan,” kata Sri Winarti.

Sementara laporan persiapan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengenai jalan-jalan utama yang sudah diperbaiki dan perbaikan ringan masih terus dilakukan hingga H-1.  Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan adanya perubahan kondisi iklim/cuaca di beberapa wilayah untuk saat ini sedangkan untuk persiapan sendiri BPBD membuka posko bencana 24 jam di Kecamatan Pakem.

Atas laporan persiapan dan kondisi terkini yang disampaikan, Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI mengharapkan kepadatan agar bisa sama-sama diurai,  takbiran agar tidak menggunakan kendaraan terbuka/konvoi, untuk petasan, jika sudah terdeteksi agar bisa diatasi sehingga tidak jatuh korban jiwa. Terakhir, agar semua pihak terus dapat berkoordinasi setiap saat untuk saling memberikan informasi terkini terkait kondisi dan persiapan jelang dan pasca lebaran.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts