Kemenag Sleman Desak Penarikan Buku SKI

Sleman – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman mendesak Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Agama menarik buku pegangan guru untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bagi siswa kelas VII MTs. Kepala Kantor Kementerian Agama Sleman, Luthfi Hamid mengatakan buku yang digunakan untuk guru ini mengandung isi yang menyesatkan.

“Salah satunya adalah menyebut bahwa berhala modern adalah makam wali,” kata Luthfi kepada wartawan, kemarin.

Menurut Luthfi, pernyataan itu bertentangan dengan kondisi yakni kebiasaan masyarakat Islam baik di Indonesia maupun di belahan dunia lainnya. Ia menambahkan makam para wali di banyak negara dibangun dengan indah misalnya makam Syaikh Abdul Qodir Jaelani, makam Abu Hanafi dan sebagainya.

Di buku ini pula, lanjut Luthfi, juga terdapat teks yang isinya mengarah bahwa penyebaran Islam selalu dengan peperangan. Ini bisa menimbulkan persepsi lain dan tidak sesuai dengan kebenaran. Sementara itu dalam pengecekan terhadap buku Sejarah Kebudayaan Islam untuk siswa kelas VII MTs juga terdapat banyak kesalahan. Diantaranya menyebutkan isteri Nabi Ibrahim adalah Siti Hawa.

Dengan banyaknya kesalahan pada buku yang dibuat sesuai dengan Kurikulum 2013 itu, Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Sleman mendesak agar buku itu ditarik dari peredaran dan dokumennya pun dimusnahkan.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts