Kendal, Padukuhan di Bangunkerto yang Kaya Akan Potensi Lokal

Kabupaten Sleman memiliki beberapa daerah yang kaya akan potensi lokal. Salah satunya adalah Padukuhan Kendal, yang berada di Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi. Berbagai macam produk pertanian dan perikanan menjadi sektor unggulan di Kalurahan Kendal ini.

“Sebagian besar masyarakat di Padukuhan Kendal bergerak di bidang pertanian, terutama Salak Pondoh,” ungkap Agus Dwi Subekti, Kepala Dukuh Kendal pada Rabu (19/5/2021).

Agus juga menyebutkan di Kendal juga terdapat budi daya Salak Madu yang dikelola oleh Muhari sebagai alternatif dari pengembangan Salak Pondoh. “Di sini bisa dilihat dari mulai pemeliharaan, penyiangan lahan, penyerbukan buah, serta penanganan panen salak,” terang Agus

Proses produksi pasca panen juga dilakukan secara mandiri oleh warga Kendal yaitu Mujilah bersama kelompok wania tani di Kendal. Beberapa proses produksi andalan dari panen salak antara lain pembuatan Es Krim dengan bahan dasar Salak Madu “Harapannya, nilai jualnya semakin bertambah disamping pengembangan makanan olahan dari salak madu sebagai alternatif kuliner yang bisa dikembangkan,” terang Agus.

Dukuh Kendal juga terdapat berbagai macam potensi perikanan, seperti budi daya Ikan Koi, dan Nila. “Hasilnya cukup menguntungkan secara ekonomi,” ungkap Agus lagi.

Selain budi daya perikanan, ada juga budi daya tanaman cabai milik salah satu warga Kendal yaitu Yusuf, yang menerapan sistem pertanian secara terpadu dalam pengembangannya.

Sementara itu, Lurah Bangunkerto, Anas Makruf mengungkapkan bahwa di Padukuhan Kendal kental dengan pengembangan keseniannya, karena di Kendal juga terdapat Balai Budaya sebagai pusat dari aktivitas kesenian di Kalurahan Bangunkerto.

“Ada penampilan seni khas Kobro Bangun Siswa, Karawitan anak dan deswasa, serta seni Thek-thek Band Sidoharjo. Hal ini menambag semarak denyut kehidupan di Dusun Kendal,” ujar Anas. (Arief Hartanto)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts