Kirab Budaya Padepokan Sendang Kamulyan Cangkringan Meriah

Kirab Sendang KamulyanSleman – Untuk pelestarian budaya Jawa di Kabupaten Sleman Padepokan Sendang Kamulyan Karanglo Desa Argomulyo Kecamatan Cangkringan mengadakan Kirab Budaya dan Sedekah Bumi berlangsung meriah, Rabu (14/10). Kirab dengan menempuh perjalanan hampir 2 Km tersebut disambut antusian masyarakat Cangkringan.

Kirab budaya dimulai dari Padepokan Sendang Kamulyan Karanglo menuju Makam Kyai Bodriyo di Jaranan Argomulyo Cangkringan. Dalam kirab budaya tersebut beberapa Bregodo mengiringi kirab.

Urutan dalam kirab tersebut bendera Sendang Kamulyan, Marching band SMK Muhammadiyah Cangkringan, prajurit berkuda, prajurit punokawan, berikutnya Pusaaka Sendaang Kamulyan, Sesaji dan Alim Ulama, Abdi dalem Surakarta, gunungan puluwetu paertanian, gunungan buah-buahan, gunungaan Uang, prajurit Sendang Kamulyan, jatilan Bambung Saputra, jatilan Gondang Pusung, jatilan Turi, jatilan pria wanita dan prajurit tombak Sendang Kamulyan.

Yang sangat menarik gunungan puluwetu (hasil bumi), gunungan buah-buahan dan gunungan uang tersebut usai dikirab  diperebutkan pada pengunjung. Sebagai Sesepuh Padepokan Sendang Kamulyan, Handaru Rasuna Said  yang memimpin langsung Kirab Budaya dan merti Dusun tersebut  menyampaikan bahwa Kirab budaya tersebut sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa pada umatnya, disamping itu sebagai upaya pelestarian budaya yang adiluhung.

Menurut Handaru  bahwa rangkaian Kirab Budaya dan Merti Dusun tersebut sebelumnya telah dilangsungkan pagelaran wayang ulit semalam suntuk dengan dalang Ki Cermo Sugeng Handoko  dengan lakon Petruk Ratu siangnya Rabu (14/10)  dilakukan kirab Budaya dan diakhiri dengan pentas kesenian Jathilan dari Kharisma Jati dari padukuhan Jaranan.

Disamping itu, hari berikutnya akan ditampilkan pula beberapa kesenian yaitu kesenian jatilan Bambung Saputro dari Klaten tanggal 16 Oktober 2015, tanggal 17 Oktober 2015 Dangdut/Campursari Putra Vega dari Klaten, tanggal 18 Pkober 2015 ditampilkan jatilan dari kecamatan Turi, tanggal 19 Oktober 2015 Wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Sendang Banyu Rasa oleh dalang Ki Hariyata dari Klaten, dan pada tanggal 31 Oktober 2015 dipentaskan jatilan dari Gondang Pusung.

Dikatakan  Handaru, yang jelas kedepan acara serupa akan digelar lebih meriah lagi dengan melibatkan beberapa eleman dan kesenian yang ada di sekitar Cangkringan, disamping itu akan dikemas lebih apik, karena acara Kirab Budaya sudah menjadi agenda tahunan/rutin.

“Direncanakan sebelum kirab berlangsung akan diadakan pasar malam selama seminggu, dengan panggung terbuka yang akan diisi berbagai kesenian yang ada di Kabupaten Sleman. Dengan panggung terbuka tersebut diharapkan sebagai sarana pelestarian budaya dan unjuk kebolehan masing-masing kesenian,” tambah Handaru.
Print Friendly, PDF & Email

Related posts