KPU Sleman Gelar Rakor Pengelolaan Adhoc 2018

Kamis (29/3) pukul 12.00 wib, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Sekretaris PPK 17 Kecamatan se-Kabupaten Sleman di ruang rapat kantor KPU Sleman.

Rakor gabungan pertama ini membahas pengelolaan kegiatan dan anggaran badan adhoc T.A. 2018, antara lain monitoring pembentukan sekretariat PPK, monitoring penyediaan kantor sekretariat PPK, pengelolaan kegiatan dan anggaran PPK serta agenda-agenda penting yang akan dilakukan oleh PPK dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di bulan April 2018 (pencocokan dan penelitian daftar pemilih, verifikasi faktual pencalonan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), sosialisasi pemilu dan pendidikan pemilih).

Dalam paparannya, Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Shidqi menyatakan bahwa kantor sekretariat PPK perlu disiapkan karena sebagai tempat beraktivitas dan menyimpan berkas/dokumen negara.

Selain itu harus tersedia fasilitas jaringan internet untuk mengelola data pemilih yang terintegrasi dalam Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) seperti tertuang dalam Peraturan KPU No.11 tahun 2018.

Kemudian Sekretaris KPU Kabupaten Sleman, Joko Marhaendarto menyampaikan kepada peserta rakor agar bisa beradaptasi dengan ritme mekanisme kerja di KPU. Serta perlu adanya fasilitasi koordinasi dari pemerintah setempat.

Kasubag Keuangan KPU Kabupaten Sleman, Ardian tentang pelaporan keuangan di sekretariat PPK nantinya mengunakan aplikasi khusus keuangan berbasis excel yang dirancang oleh KPU untuk mempermudah pembuatan laporan.

Di akhir rakor, Komisioner KPU divisi Sosialisasi dan Partisipasi masyarakat Indah Wulandari membahas tentang identifikasi forum warga yang ada di desa maupun kecamatan untuk mengetahui sampai sejauh mana masyarakat mengetahui tahapan pemilu yang sedang berjalan. (Adnan Nurtjahjo/KIM.Gamping)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts