KPU Sleman Lantik 85 PPK Siap Sukseskan Pilkada 2020

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi didampingi 4 Komisioner lainnya resmi melantik Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terpilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2020 pasca hasil klarifikasi tanggapan masyarakat tahap II yang dihelat di Hotel Cakra Kusuma, Caturtunggal, Sleman, Sabtu (29/2/2020).

Berdasarkan petikan Keputusan KPU Kabupaten Sleman Nomor : 08/HK.03.1-Kpt/3404/KPU-Kab/II/2020, 85 anggota PPK di wilayah Kabupaten Sleman akan mulai bertugas melaksanakan tahapan pemilihan di tingkat kecamatan pada tanggal 1 Maret 2020.

Prosesi pelantikan PPK dihadiri oleh anggota KPU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ahmad Shidqi, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman, M. Karim Mustofa bersama anggota Bawaslu, Arjuna Al Ikhsan Siregar, Bupati Sleman, Sri Purnomo, perwakilan Polres Sleman, perwakilan pemerintah 17 kecamatan di wilayah Sleman, serta rohaniwan.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman, Sri Purnomo berpesan kepada seluruh anggota PPK terlantik untuk bekerja melaksanakan tahapan pemilihan secara profesional, cerdas, serta bertindak netral sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jadilah penyelenggara pemilihan yang netral, jangan sampai Kabupaten Sleman ternodai dengan tindakan yang tidak profesional. Perlu adanya elaborasi dan kolaborasi antara KPU Sleman beserta jajarannya dengan pihak terkait lainnya demi suksesnya Pilkada di Sleman. Semoga setelah 17 Februari 2021 pembangunan di Sleman dapat berlanjut dan semakin baik, serta investasi akan berkembang,” pesan H. Sri Purnomo.

Di sisi lain, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, KPU DIY, Ahmad Shidqi memberikan arahan tentang kerja dalam sebuah tim untuk menyukseskan pilkada. Menurutnya, modal kesuksesan pilkada antara lain kekompakan, tenggang rasa, tepa slira, serta saling menopang. Hal ini karena sistem kelembagaan di KPU adalah hirarkis, pelaksanaan tugas berkesinambungan, dan bebas dari pengaruh manapun maka semua hal harus dikomunikasikan secara berjenjang.

Selepas melantik anggota PPK, Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi memberikan pengarahan berkaitan dengan tugas pertama yang dilakukan Badan Ad-hoc tingkat kecamatan yakni, menentukan ketua PPK, ketua dan wakil divisi, dan koordinator wilayah. Dilanjutkan arahan dari Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sleman, Ahmad Baehaqi tentang kode etik penyelenggara pemilu, dan diakhiri materi orientasi tugas dan tata kerja PPK oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Aswino Wardhana.

Adapun hasil musyawarah seluruh anggota PPK Kecamatan Gamping memutuskan Adnan Iman Nurtjahjo sebagai Ketua PPK merangkap Ketua Divisi Keuangan, Umum, Rumah Tangga dan Logistik. Selanjutnya, Puji Astuti sebagai anggota PPK dan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Indriyani Nurzanah sebagai anggota PPK dan Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, M. Mualif sebagai anggota PPK dan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, serta Layung Pertiwi sebagai anggota PPK dan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan.

“Segera lakukan audiensi dengan pemerintah kecamatan guna membicarakan pengadaan personil calon sekretaris dan staf sekretariat PPK, serta penyediaan Kantor Sekretariat PPK. Selanjutnya, ajukan 3 nama untuk calon sekretaris PPK, dan 5 nama untuk calon staf sekretariat PPK kepada KPU Sleman,” tegas Trapsi mengakhiri arahannya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts