KSU Lansia Kalasan Terus Berkembang

Sleman – Usia lanjut tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya. Hal ini dibuktikan oleh anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Lansia. Koperasi ini khusus beranggotakan para pensiunan yang bertempat tinggal di kompleks Perumahan Pertamina Purwomartani Kecamatan Kalasan Sleman. Sejak dibentuk pada tahun 1993, koperasi ini terus berkembang bahkan pendapatan sekarang mencapai Rp 7 miliar. Selain itu, anggotanya juga terus bertambah.

Dari awalnya hanya puluhan anggota, kini sudah ada sekitar 150 orang yang bergabung. Penggagas sekaligus mantan Ketua KSU Lansia, Soedibjo (78) menuturkan, pendirian koperasi ini awalnya untuk mengisi waktu yang banyak luang usai masa pensiun.

“Tercetus ide membuat koperasi agar ada kegiatan yang bermanfaat sekaligus produktif,” kata Soedibjo, Rabu (18/11).

Sebelumnya, para anggota KSU ini sudah aktif dalam paguyuban lansia Patra Wijaya Kusuma. Setelah sepakat membentuk koperasi, mereka kemudian menjalankan usaha penjualan minyak tanah.

Menurutnya kegiatan usaha ini bertahan sampai tahun 2008. Setelah gencar program konversi, mereka beralih ke produk elpiji. Aktivitas usaha yang dijalankan para lansia yang rata-rata berusia diatas 70 tahun ini mendapat respon cukup positif dari warga sekitar. Data per akhir tahun 2014, pendapatan dari penjualan elpiji mencapai Rp 5,9 miliar.

Selain tabung gas, KSU Lansia juga aktif melakukan kegiatan bisnis lain seperti unit toko, simpan pinjam, persewaan meja kursi, serta loket pembayaran listrik, telpon, dan PDAM. Selain memberi manfaat bagi anggota, dari berbagai kegiatan usaha itu, KSU ini juga berhasil memberdayakan pihak luar dengan direkrut menjadi karyawan.

“Memang tidak selalu di setiap usaha, anggota turun langsung. Tapi kami tetap melakukan pengawasan,” kata Dibjo.

Salah satu anggota KSU Lansia, Ny Soelatun (75) berharap koperasi ini bisa terus didukung oleh Pemkab Sleman. Sejauh ini, pemerintah daerah dirasa sudah cukup peduli. Tiap kali penyelenggaraan rapat anggota tahunan (RAT), perwakilan instansi terkait dalam hal ini Disperindagkop, selalu hadir untuk memberikan masukan sekaligus penilaian.

“Kami harap komunikasi yang selama ini sudah terjalin dengan baik ini bisa terus dipertahankan,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts