KUD “Seyegan” Gelar RAT Tutup Buku tahun 2020

Koperasi Unit Desa “Seyegan” adakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku tahun 2020 pada Rabu (24/2/2021) di Balai Kalurahan Margomulyo Seyegan. RAT tersebut dilaksanakan sebagai bentuk Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Badan Pengawas dihadapan Anggota KUD.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, RAT kali ini hanya dihadiri 40 anggota KUD, mengingat peraturan pemerintah untuk membatasi peserta rapat di masa pandemi COVID-19. Hadir dalam kegiatan tersebut Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Pengurus KUD, Badan Pengawas KUD, Muspika, dan Kepala Puskud Mataram Yogyakarta.

Sebagai pembuka, Suhardjono, Ketua KUD Seyegan memberikan sambutan berkaitan dengan usaha yang dilakukan oleh KUD Seyegan di masa pandemi yang banyak sekali mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Meskipun penjualan pupuk masih berjalan dengan baik, namun unit usaha lain banyak sekali mengalami pengurangan berkaitan dengan kebijakan pemerintah, contohnya adalah listrik yang hanya memberikan pemasukan 30 % dikarenakan ada kebijakan pemerintah yang menggratiskan biaya bulanan listrik yang berdaya 450 watt,” ungkapnya.

Suhardjono juga menyinggung tentang berakhirnya masa jabatan Pengurus KUD Seyegan dan berharap pemilihan pengurus baru segera diadakan.

Sementara Kapolsek Seyegan, Darmono, dalam sambutannya mewakili Muspika, berpesan kepada pengurus untuk menjalankan koperasi dengan transparasi dan akuntabel sebagai bentuk dari tanggung jawab. Diingatkan pula oleh Darmono bahwa pengurus yang baik akan memberikan keputusan keputusan yang baik pula.

Pada kesempatan yang lain, Pengadministrasi Izin Usaha pada Seksi Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Edi Rohadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa RAT merupakan bagian yang penting dalam tahapan pengelolaan keuangan KUD.

“Karena KUD diharapkan berjalan sesuai dengan keinginan anggota, karena kalau KUD berjalan baik berdampak pada kesejahteraan anggota,” ujarnya.

Menurutnya, Dinas Koperasi dan UKM Sleman akan selalu memberikan pembinaan kepada koperasi mengingat koperasi adalah soko guru perekonomian Nasional. “Pendampingan pun akan dilaksanakan bila mana diperlukan,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Kepala Pusat KUD (Puskud) Mataram Yogyakarta, Purwadi berpendapat bahwa RAT merupakan kewajiban untuk pertanggungjawaban pengurus dan Badan Pengawas. Purwadi juga menambahkan agar keputusan yang diambil menjadikan KUD lebih baik.

RAT KUD Seyegan dapat berjalan lancar dengan pembacaan tata tertib RAT, notulen RAT, LPJ pengurus, program kerja, dan RAPBK dilakukan oleh Suhardjono selaku Ketua KUD. Sedangkan LPJ pengawas dibacakan oleh Ketua Badan Pengawas KUD, Sunaryo.

Acara dilanjutkan dengan pemilihan pengurus KUD yang didahului dengan penunjukkan formatur 5 orang yang terdiri dari 2 pengurus lama, 1 badan pengawas dan 2 dari anggota KUD. Hasil musyawarah tim formatur akhirnya memutuskan Suhardjono yang terpilih sebagai Ketua KUD, Suharto sebagai Sekretaris, dan Ahmad Dwi Harsanto sebagai Bendahara. Sedangkan untuk Badan Pengawas, tetap mempercayakan kepada Pengurus lama yaitu Sunaryo sebagai Ketua, Jalmo Susilodiprojo dan Suwono sebagai anggota.

Dalam RAT juga dilakukan pembahasan mengenai Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja KUD Seyegan tahun 2021 yang menargetkan pendapatan penghasilan sebesar Rp 1.934.000.000, -. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts