Manfaatkan Sumberdaya Alam, Banyuraden Rintis Wisata Perahu Dayung

Badan Usaha Milik Kalurahan Banyuraden Banyu Gotro Rumpoko bekerja sama dengan Komunitas Dharma Laku dan Thetrekkers membuka objek wisata air baru berupa wisata perahu dayung yang berlokasi di Belik Serut Banyuraden, Kapanewon Gamping.

Menurut Samastha, Penasehat Komunita Dharma Laku, ini merupakan implementasi dari Pasal 78 Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014, mengenai peningkatan kesejahteraah masyarakat desa, pengembangan potensi ekonomi lokal serta pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan.

“Mengacu regulasi tersebut, maka potensi desa perlu dikembangkan oleh seluruh komponen yang ada untuk kemaslahatan dan kesejahteraan bersama tanpa melupakan kelestarian alam dan tradisi serta menggunakan kearifan lokal dengan melibatkan masyarakat guna menumbuhkan sendi-sendi perekonomian,” ujar Samastha ketika ditemui pada Selasa (2/2/2021).

Oleh karena itu, berbekal pengalaman dan relasi yang ada, Samastha bersama komunitas Dharma Laku mencetuskan ide untuk memanfaatkan potensi alam yang ada di Kalurahan Banyuraden sebagai wahana wisata yang dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar, terutama di daerah Banyuraden.

Belik Serut sendiri merupakan embung yang sudah ada sejak zaman Mataram Kuno dan terletak di atas tanah seluas 10.000 m2. Lahan tersebut disulap oleh para relawan Dharma Laku menjadi tempat wisata perahu dayung mulai tahun 2019, dengan tujuan untuk mengembangkan sektor pariwisata yang bisa menghidupkan sektor lain demi kesejahteraan warga masyarakat.

Karena manfaatnya bagi masyarakat, Samastha berharap agar Pemerintah Kalurahan Banyuraden dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk mengembangkan Wisata Perahu Dayung Belik Serut ini. Hal tersebut menurutnya perlu dilakukan agar wisata yang sudah dirintis ini memiliki kemampuan daya saing yang tinggi  dengan destinasi wisata lainnya.

Selain itu, menurut Samastha daerah wisata dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk perluasan usaha dan pemerataan kesempatan lapangan kerja bagi masyarakat.

Sementara itu, Sukendro, Petugas Operasional Wisata Perahu Dayung Belik Serut mengakui bahwa banyak masyarakat yang memilih untuk menikmati wisata yang bernuasa alam seperti Wisata Perahu Daying Belik Serut ini. Ia berpendapat bahwa wisata alam dapat menciptakan pikiran yang lebih segar dan positif sehingga sangat bermanfaat bagi kondisi fisik dan jiwa seseorang.

“Wisata perahu dayung dapat menghilangkan stress, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan keharmonisan keluarga, serta memiliki peran penting timbulnya efek yang positif dalam diri manusia. Apalagi di masa pandemi Covid-19 membutuhkan imun yang tinggi agar tidak mudah tertular virus yang sangat berbahaya ini,” imbuhnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts