Masjid Besar Klidon Programkan Pembangunan Fisik dan Spiritual


Ngaglik – Rapat kerja Takmir Masjid Besar Baiturrahman Klidon, Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman dilakukan setiap awal tahun kegiatan, sesuai kesepakatan bersama seluruh pengurus dan anggota. Untuk tahun ini dilaksanakan Jumat (14/2/2020) dengan dua agenda pokok yaitu melaporkan pertanggungjawaban takmir periode 2017-2020 yang habis bulan ini dan pemilihan pengurus baru periode 2020-2023 yang akan datang. 

Ketua Takmir Masjid Besar Baiturrahman Klidon, Muslih Efendi menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan jamaah sehingga program kemakmuran masjid Baiturrahman bisa berjalan dengan baik dalam pembangunan fisik maupun dan non fisik.

“Perkembangan yang baik setiap tahun dalam hal pembiayaan terus meningkat pada tahun 2019 mengelola uang infak pemasukan Sebesar Rp327 juta dan dimanfaatkan untuk pembangunan fisik serambi,  gapura, dan Z-Mart. Untuk pembangunan non fisik untuk keagamaan kajian kajian,  serta pemberdayaan lainnya KB Cahaya Mulia, SLU, TPA dan juga koperasi dan terakhir Z Mart yang bekerjasama dengan Baznas dan Bulog,” ujar Muslih Efendi dalam laporannya.

Muslih menambahkan bahwa takmir sangat memperhatikan kenyamanan dan keamanan. Saat ini masjid telah dilengkapi CCTV dan juga penjaga masjid yang siap 24 jam serta dilengkapi marbot yang menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid.

Dalam pemilihan pengurus takmir, semua pengurus dan anggota sepakat bahwa periode 2020-2023 disepakati dan ditetapkan Muslih Efendi tetap menjadi Ketua Takmir Masjid Besar Baiturrahman Klidon, dengan pertimbangan masih diharapkan untuk mempertahankan prestasi dan menjalankan amanah untuk memakmurkan masjid Baiturrahman.

Peserta rapat sebanyak 32 orang sangat antusias memberikan masukkan untuk memajukan masjid Baiturrahman ini ada usulan pendirian TPA atau tempat penitipan  anak ke depan untuk mendukung KB/Paud Cahaya Mulya Baiturrahman.  Selain itu banyak hal yang disampaikan dalam rapat tersebut termasuk kelengkapan peralatan parkir dan juga keamanan masjid perlu identitas atau seragam agar diketahui para jamaah masjid.

Dalam akhir rapat disimpulkan bahwa anggaran takmir 2020 menurut rencana akan difokuskan agar biaya rutin terpenuhi dan akan ada biaya pembangunan non fisik dan pemberdayaan umat melalui UPZ bekerjasama dengan Baznas Sleman.(KIM Ngaglik/Srp)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts