Musrembang Seyegan Bahas Penanggulangan Kemiskinan

Penanggulangan kemiskinan menjadi isu strategis di Kecamatan Seyegan. Secara spesifik angka kemiskinan Kecamatan Seyegan masih menempati urutan tertinggi di Kabupaten Sleman yaitu 13,21%.

Demikian disampaikan Camat Seyegan, Budi Pramono dalam Musrenbang Kecamatan Seyegan Tahun 2020 untuk usulan Tahun 2021, Rabu (3/2/2020) di Ruang Rapat I kantor Kecamatan Seyegan.

Musrembang yang dimulai pada pukul 09.30 ini dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah Kabupaten Sleman, anggota DPR provinsi maupun DPRD Kabupaten Sleman, Polsek dan Ramil Seyegan, UPTD, perangkat desa, KIM Kecamatan, Forum Anak Seyegan, dan pendamping desa.

Kecamatan Seyegan menampilkan daftar usulan pagu partisipasi masyarakat (PUPM), Daftar usulan kegiatan non PUPN, Dana BKK, dan Danais. Pada tahun 2021, kegiatan PUPM jumlah anggaran mencapai Rp2.572.966.000,-, kegiatan non PUPM anggaran mencapai Rp37.363.800.000,-.

Dana BKK mencapai Rp8.024.320.300,- sedangkan Danais, besaran dana mencapai Rp1.093.513.000;-.

“Secara keseluruhan kegiatan berjalan lancar dan kegiatan yang mempunyai tema mengoptimalkan potensi daerah menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman yang berbudaya ini,” tukas Budi Pramono. (Sutarto/KIM Kec. Seyegan)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts