Warna-Warni Kultur Jalanan, Dusun Bronggang Suruh Disulap Jadi Arena Kontes Grafiti dan Mural

Sleman — Suasana Dusun Bronggang Suruh, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, mendadak riuh dan dipenuhi warna-warni cerah. Dusun yang biasanya sejuk dan tenang tersebut mendadak semarak dengan dentuman musik hip-hop serta kehadiran anak-anak muda pencinta street culture yang berkumpul di sepanjang jalan utama pada Sabtu (24/10/2026).
Kawasan tersebut menjadi tuan rumah ajang kreativitas bertajuk Kontes Graffiti, Mural, & Hip-Hop Performance. Berlangsung dari pukul hingga WIB, acara ini memadukan aksi langsung seni visual grafiti dan mural dengan pertunjukan musik hip-hop secara terbuka dan gratis untuk umum.
Keunikan kegiatan ini terletak pada pemilihan lokasi yang membawa seni lukis dinding—yang biasanya jamak ditemui di gedung perkotaan—langsung masuk ke tengah perkampungan warga. Sebanyak 20 titik dinding rumah warga, lapangan voli, hingga bangunan gudang disulap menjadi media lukis oleh para peserta.
“Ada 20 titik rumah warga yang menjadi media lomba mural ini,” ujar Guntur, salah satu panitia penyelenggara. Warga setempat menyambut positif kegiatan ini dengan merelakan dinding rumah mereka dicoret indah menggunakan cat semprot.
Guntur menambahkan, para peserta bebas berekspresi dengan batasan tema utama, yakni “Merapi” dan “Sleman”. Perlombaan melukis dinding tersebut dijadwalkan berlangsung hingga pukul WIB untuk memperebutkan gelar Juara 1, 2, dan 3.
Kegiatan yang melibatkan hampir seluruh pemuda Bronggang Suruh ini merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman. Kerja sama ini terjalin berkat prestasi putra daerah setempat, Megi Matori, yang sukses meraih penghargaan sebagai Motivator Pemuda Terbaik.
“Ya, idenya ini dari Mas Megi,” ungkap Guntur.
Rangkaian acara ini dibuka secara resmi oleh Lurah Argomulyo, Danga Hendri Bintoro, di panggung terbuka yang berlatar pemandangan Kali Gendol. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari unsur pemerintah, karang taruna, warga masyarakat, hingga para peserta yang menyemarakkan kegiatan positif tersebut.
Kehadiran para seniman mural ini berhasil memikat perhatian warga sekitar. Di berbagai titik lokasi pengerjaan, warga tampak antusias menyaksikan dari dekat proses penyemprotan cat yang perlahan membentuk karya seni visual berpadu warna-warna tegas dan mencolok, menjadikan Bronggang Suruh tampil penuh warna. (Ony/KIM Pararta Guna Gamping)



