Perpustakaan Saraswati Sinduharjo Berkomitmen Jadi Pusat Kegiatan Kreatif dan Edukatif

Sleman — Perpustakaan Saraswati Kalurahan Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, menggelar workshop pembuatan topeng dari kertas dan koran bekas di Joglo Taman Budaya Lohjinawi, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mengampanyekan kepedulian lingkungan sekaligus mengasah kreativitas anak-anak.
Acara yang diikuti lebih dari 20 anak ini berlangsung interaktif dengan menghadirkan seniman sekaligus praktisi dari Sanggar Wayang Dongeng, Bagong Soebarjo. Para peserta tampak antusias mengikuti arahan memanfaatkan sampah kertas tak terpakai menjadi karya seni topeng yang unik dan bernilai guna.
“Topeng adalah salah satu output-nya di sini, yang lebih penting bagi kami adalah pendayagunaan kertas-kertas bekas ini,” tutur Uni, salah satu inisiator dan pengelola Perpustakaan Desa Saraswati.
Seluruh fasilitas dan bahan praktik, mulai dari karton bekas mi instan, koran, lem kayu, hingga cat air, disiapkan secara gratis oleh panitia.
Perpustakaan Saraswati dikenal cukup gencar menjalankan berbagai program literasi, seperti read aloud serta kelas bahasa asing seperti bahasa Korea dan Jepang. Perpustakaan ini juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dan komunitas untuk memperluas jangkauan kegiatan edukatif.
Uni menambahkan, perpustakaannya tidak hanya terbuka untuk anak-anak, tetapi juga siap memfasilitasi berbagai kegiatan bagi kalangan dewasa dan orang tua, seperti bimbingan teknis, lokakarya, seminar, maupun diskusi.
“Tentunya sesuai prosedur ya. Kita ajukan ke Pak Lurah dulu untuk minta persetujuan,” pungkasnya.
Melalui dukungan fasilitas yang memadai di kompleks Joglo Taman Budaya Lohjinawi, Perpustakaan Saraswati Sinduharjo berharap dapat terus mendorong semangat literasi, kreativitas, dan kesadaran lingkungan secara berkelanjutan di tengah masyarakat. (Ony/KIM Pararta Guna Gamping)



