UMKM Jogotirto Dapat Penguatan Modal Usaha

Berbah – Forum Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jogomukti, Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman mendapatkan hibah dana sebesar 10 Juta Rupiah untuk penguatan modal usaha dari Feri Siswanto, pemilik Rumah Mbah Wanto. Dana hibah tersebut diterima langsung oleh Maryoto, Ketua Forum UMKM Jogomukti di depan 60 anggota UMKM Jogomukti yang hadir di Rumah Dahar Mbah Wanto, Senin (22/11/2021).

“Pemberian dana hibah ini saya harapkan dapat bergulir membantu pelaku usaha yang kurang mampu agar bisa bangkit di situasi pandemi ini,” ujar Feri Siswanto, saat penyerahan dana hibah.

Pria yang biasa disapa Mbah Wanto ini juga memberikan motivasi kepada para anggota UMKM Jogomukti untuk terus berusaha maksimal dalam menjalankan usaha.

“Untuk menjadi sukses Kunci berusaha itu harus dilandasi tiga hal. Pertama usaha dimaknai sebagai ibadah, kedua usaha dibarengi dengan mengeluarkan sodakoh (sedekah), ketiga usaha bila mau sukses harus bekerja keras,” kata Feri.

Penyerahan dana hibah juga dihadiri oleh Anggota DPRD Sleman, Rahayu Widi Nuryani. Dalam kesempatan tersebut, Rahayu yang memang memiliki kepedulian terhadap perempuan mengpresiasi UMKM Jogomukti yang sebagian besar anggotanya adalah ibu-ibu.

Ia juga mengatakan akan terus memberikan dukungan kepada UMKM Jogomukti, sesuai dengan kapasitasnya sebagai Anggota DPRD Sleman. “Semoga bisa lebih berkembang lagi,” imbuh Rahayu. (Kusnadi/KIM Tirto Gumregah Berbah)




Wujudkan Desa Berkarakter, Dinas PMK Sleman Gandeng BPKal

Sleman – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman menggelar Sosialisasi Desa Berkarakter di Op Room Dinas PMK Sleman, Senin (22/11/2021). Kegiatan tersebut diikuti oleh Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) dari 17 kalurahan yang sedang berproses menjadi kalurahan berkarakter.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMK Sleman, Sungkawati Budi Rahayu mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari pelaksanaan Peraturan Bupati Sleman nomor 37.2 tahun 2018 tentang Desa Berkarakter.

Dinas PMK sendiri, lanjut Sungkawati, telah memulai untuk menyosialisasikan mengenai desa berkarakter ini sejak 2 tahun yang lalu. “Sosialisasi kali ini menghadirkan anggota BPKal yang diharapkan akan mengawal dan menerbitkan regulasi untuk pelaksanaan desa berkarakter,” ujar Sungkawati.

Desa berkarakter sendiri menurut Sungkawati adalah desa yang memiliki nilai-nilai sesuai dengan apa yang terkandung dalam slogan pembangunan Sleman Sembada, yaitu sehat, elok dan edi, makmur dan merata, bersih dan berbudaya, aman dan adil, damai dan dinamis, serta agamis.

“Nilai inilah yang harus dipunyai oleh desa dalam berproses menjadi desa berkarakter, yang mendukung terwujudnya masyarakat desa yang berkarakter, sesuai dengan slogan pembangunan Sleman Sembada,” jelas Sungkawati.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sungkawati mengatakan perlu disusun tahapan desa berkarakter, yaitu pertama pemerintah daerah menetapkan desa berkarakter dengan potensi yang dimiliki desa. Setelah itu, kemudian dilanjutkan dengan penetapan kesanggupan masyarakat untuk mewujudkan karakter yang diinginkan dengan melakukan pembinaan dari lintas sektor, dan pelabelan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Sungkawati juga berharap, LKK dan BPKal dapat saling mendukung untuk dapat mewujudkan karakter yang sesuai dengan slogan pembangunan Sleman Sembada. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Promosikan Tempat Wisata, Komunitas Sepeda di Condongcatur Gelar Gowes Bareng

Sleman – Komunitas Antar Lintas Gowes Jogja (Algojo) menggelar Gowes Bareng dengan tujuan Objek Wisata Baru Watu Jagal, Sabtu (20/11/2021). Kegitan ini merupakan agenda rutin yang digelar oleh Algojo setiap Sabtu Legi, bersama komunitas sepeda yang ada di DIY, maupun goweser mandiri.

Mengambil titik mulai di Halaman Kalurahan Condongcatur, para peserta mengayuh sepeda menyurusi jalan ke arah Barat menujut Watu Jagal yang berada di Plataran Banyurejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman. Perjalan yang juga melewati bangunan Buk Renteng tersebut diikuti oleh ratusan goweser yang terdiri dari beberapa komunitas, seperti Gowes Eaton Tekan (GWT) dan komunitas lainnya. Kegiatan juga mendapatkan dukungan dari Pos Pit Pakem.

Reno Candra Sangaji, Pembina Algojo yang juga merupakan Lurah Condongcatur mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Algojo, bersama komunitas sepeda di DIY untuk mempromosikan dan mengenalkan objek wisata baru kepada masyarakat.

“Bersepeda bersama juga dilakukan dengan tujuan guyup rukun mencari teman, sahabat, dan relasi, karena para goweser berasal dari berbagai macam latar belakang dan bidang pekerjaan, yang disatukan dengan hobi yang sama,” ujar Reno. (Wasana/KIM Depok)




Karang Taruna Diharap Dapat Berikan Inovasi di Bidang Teknologi

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, hadir dalam Rapat Kerja Karang Taruna Bhaktiloka Condongcatur yang digelar selama 2 hari dari Sabtu (20/11/2021) dan Minggu (21/11/2021) di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Raker dimulai dengan pengukuhan pengurus baru Karang Taruna Bhaktiloka periode 2021-2024, yang dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Lurah Condongcatur Nomor 15.1/ tentang Penetapan Pengurus Karang Taruna Bhaktiloka Kalurahan Condongcatur masa Bakti 2021 – 2024.

Ketua Karang Taruna Bhaktiloka terpilih periode 2021-2024, Iswandaru mengapresiasi para anggota yang bersedia meluangkan waktu untuk mengikuti raker yang digelar di luar Yogyakarta ini. “Ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk ikur membantu Pemerintah Kalurahan Condongcatur di bidang kepemudaan,” ujar Iswandaru.

Ia juga berharap agar ke depannya, Karang Taruna Bhaktiloka dapat lebih solida dan kompak dalam menyukseskan segala kegiatan dan program kerja yang telah disusun.

Ringga Sandra Admaja, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) mengatakan bahwa raker ini diadakan sebagai wadah koordinasi program antara bidang dan pemerintah kalurahan, agar tercipta keselarasan program kerja.

“(Selain itu) pengurus baru juga bisa saling belajar dengan para senior sehingga regenerasi dapat dipersiapkan dari sekarang untuk memegang estafet ke depan, bertugas bersama Pemerintah Kalurahan Condongcatur untuk menanggulangi berbagi masalah kesejahteraan sosial, terutama yang dihadapi generasi muda, baik yang bersifat preventif, rehabilatif, maupun pengembangan potensi generasi muda di lingkunganya,” jelas Ringga.

Sementara itu Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, berharap karang taruna dapat terus berkiprah melalu peran sebagai lembaga kalurahan untuk ikut membina kepemudaan dan memberikaan gagasan dan inovasi, terutama di bidang pemanfaatan tekonologi yang tengah berkembang saat ini.

“Semoga dalam raker ini, semua program-program kerja karang taruna dapat dirumuskan dengan baik, untuk dilaksanakan 3 tahun ke depan di Pemerintahan Condongcatur,” jelas Reno. (Wasana/KIM Depok)




Milad Muhammadiyah ke-109, PDM Sleman Gelar Groundbreaking RS PKU Muhammadiyah Sleman

Sleman – Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah yang ke-109, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman mengadakan Groundbreaking Unit Rawat Inap Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Sleman di Komplek PDM Sleman Sawahan, Pandowoharjo, Sleman, Sabtu (20/11/2021). Groundbreaking dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang turut hadir dalam peringatan tersebut.

Kustini dalam kesempatan tersebut menyambut gembira pembangunan RS PKU Muhammdiyah ini, dan berharap untuk segera terwujud sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Ia juga berharap Muhammadiyah dapat terus menebar manfaat kepada bangsa dan negara, seiring dengan pertambahan usia yang ke 109 ini. “Serta terus memberi semangat dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bangkit di masa pandemi COVID-19,” imbuh Kustini.

Pembangunan RS PKU sendiri ditargetkan rampung pada Mei tahun 2022, dan mendapatkan dukungan dari RS PKU Muhammadiyah Gamping.

“Untuk pembangunan ini kami support dan back up sampai nantinya dapat berjalan secara mandiri,” kata dr. Faisol, Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Sementara itu, Ketua PDM Sleman, Harjaka, dalam Pidato milad 109 menyampaikan komitmen Muhammadiyah dalam memajukan generasi penerus bangsa dan akan terus menjaga kerukunan antar manusia. (Arief Hartanto)