Bank BPD DIY Serahkan CSR Beasiswa untuk Siswa di Condongcatur

Condongcatur – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang pendidikan dan untuk memberikan motivasi terhadap siswa berprestasi, Bank BPD DIY menyalurkan Corporate Social Responbility (CSR) berupa beasiswa anak sekolah di lingkungan Kalurahan Condongcatur senilai Rp. 30 juta kepada 100 anak sekolah, Jumat (26 /11/2021). Beasiswa diserahkan langsung oleh Kepala Bank BPD DIY Cabang Pembantu di Kalurahan Condongcatur, Sigit Sugiharto kepada siswa-siswi berprestasi tingkat SD, SMP, SMA perwakilan dari 18 padukuhan yang ada di Kalurahan Condongcatur

Sigit Sugiharto, Kepala Bank BPD DIY Cabang Condongcatur menuturkan bahwa kegiatan CSR ini merupakan wujud kepedulian Bank BPD DIY kepada masyarakat, dengan menyalurkan bantuan berupa beasiswa untuk anak sekolah.

“Ke depannya, akan diusulkan menjadi program sosial rutin, syukur jumlahnya dapat bertambah,” imbuhnya.

Ia juga berharap masyarakat dapat terus mendukung Bank BPD DIY yang merupakan bank milik pemerintah daerah, di mana keuntungannya akan dikembalikan kepada pemda dan masyarakat, salah satunya dalam bentuk CSR.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Bank BPD DIY yang telah menyalurkan CSR-nya bagi warga Condongcatur. Ia juga berharap kemitraan yang telah terjalin antar Bank BPD DIY dengan Pemerintah Kalurahan Condongcatur dapat maju dan berkembang bersama.

“(Semoga) ke depan dapat terus menjalin kerja sama dan kemitraan lainya sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Reno. (Wasana/KIM Depok)




Peringati HUT Korpri, Kapanewon Berbah Gelar Jalan Sehat

Berbah – Kapanewon Berbah menggelar peringatan Ulang Tahun ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Pendopo dan Halaman Kapanewon Berbah, Jumat (26/11/2021). Kegiatan yang mengambil tema ASN Bersatu, Korpri Tangguh, Indonesia Tumbuh ini dihadiri langsung oleh Panewu dan Panewu Anom Berbah, Wildan Solichin dan Edi Margono.

Serangkaian acara diselengarakan untuk memeriahkan HUT ke-50 Korpri di Kapanewon Berbah, seperti bakti sosial dan anjang sana yang merupakan kunjungan ke mantan anggota Korpri Berbah. Ada juga kegiatan jalan yang disertai dengan pembagian door prize yang disediakan oleh Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kapanewon Berbah.

Edi Margono, Panewu Anom Berbah mengatakan bahwa peringatan HUT Korpri ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas dari korpri itu sendiri. “Mewujudkan dukungan terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi, meningkatkan jiwa patriotisme dan semangat nasionalisme, meningkatkan solidaritas dan kesetiakawanan, serta meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani,” ungkap Edi.

Kegiatan peringatan HUT Korpri di Berbah sendiri kata Edi diselenggarakan menggunakan dana yang berasal dari iuran dari Korpri ASN di Kapanewon Berbah.

Sementara itu, Panewu Berbah Wildan Solichin mengapresiasi pelaksanaan peringatan HUT Korpri yang dapat berlangsung dengan baik.

“Intinya hari ini kita bergembira melepas ketegangan melawan COVID-19 dan melupakan sejenak rutinitas pekerjaan dengan jalan dan senam,” ujar Wildan. (Kusnadi/KIM Tirto Gumregah Berbah)




Sempat Tertunda, Sleman Temple Run Kembali Digelar

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali akan menyelenggarakan event tahunan Sleman Temple Run. Kali ini, acara tersebut direncanakan berlangsung pada Hari Minggu 28 November 2021 dengan mengambil lokasi di wilayah Kapanewon Prambanan, Sleman.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Suparmono dalam jumpa Pers di Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Jumat (26/11/2021). Acara Sleman Temple Run diselenggarakan atas kerja sama dengan komunitas Trail Runner Yogyakarta. Terlaksananya event ini berguna untuk mempromosikan sport tourism di Kabupaten Sleman dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Sempat ditunda, akhirnya tahun ini bisa diselenggarakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat,” ucap Suparmono.

Rostian, perwakilan dari Trail Runner Yogyakarta menyampaikan beberapa teknis acara. Dari ketatnya protokol kesehatan, peserta harus sudah melakukan vaksin hingga dosis kedua. “Rencananya, hingga pengambilan hadiah tidak ada kontak langsung,” imbuhnya.

Sleman Temple Run tahun 2021 ini akan diikuti oleh 500 orang peserta yang berasal dari dalam negeri. Mayoritas terdiri atas atlit wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan total hadiah yang diperebutkan adalah 146 Juta rupiah.

Rute yang akan dilalui peserta melewati Candi Banyunibo, Candi Ijo, Candi Miri, Sport Riyadi, Candi Sojiwan, Candi Ratuboko, dan Candi Barong. (Rep Tsalsa)




Pemerintah Kapanewon Gamping Akan Bentuk Forum Pembauran Kebangsaan

Gamping – Menindaklanjuti surat dari Pemerintah Kabupaten Sleman Nomor 310/01574 perihal memfasilitasi pembentukan dan optimalisasi peran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bersama FPK Kabupaten Sleman di tingkat Kapanewon, Pemerintah Kapanewon Gamping menyelenggarakan pertemuan bersama perwakilan tokoh masyarakat yang berpotensi menjadi anggota FPK Kapanewon Gamping masa kepengurusan 2021-2026 yang dilaksanakan di Kantor Panewu Gamping, Jumat (26/11/2021).

Pertemuan dihadiri oleh Panewu Anom, Trisno Sunardi, Kepala Jawatan Keamanan, Harley Benyamin, serta Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman, Basuki.

Sebagai pengantar diskusi, Basuki menuturkan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan pembauran kebangsaan di daerah perlu adanya FPK di tingkat Kapanewon sebagai wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan.

“Tugas pokok FPK adalah menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati dan saling percaya diantara anggota masyarakat dari berbagai ras, suku. dan etnis, dalam rangka membina dan memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat terhadap kemungkinan timbulnya ancaman keutuhan bangsa di Kapanewon,” tutur Basuki.

Ia menambahkan, pembentukan FPK Kapanewon Gamping dilakukan oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah Kapanewon Gamping. Adapun kegiatan yang dilakukan diantaranya menjaring aspirasi masyarakat di bidang pembauran kebangsaan, menyelenggarakan forum dialog dengan pimpinan organisasi pembauran kebangsaan, pemuka adat, suku, dan masyarakat, menyelenggarakan sosialisasi kebijakan yang berkaitan dengan pembauran kebangsaan, serta merumuskan rekomendasi kepada Panewu sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembauran kebangsaan.

Menanggapi hal tersebut, Panewu Anom Gamping, Trisno Sunardi menyambut baik terkait pembentukan FPK di wilayahnya dengan menyusun struktur kepengurusan FPK masa bakti 2021-2026 disertai penerbitan Surat Keputusan dan pengukuhannya oleh Panewu Gamping di Bulan Desember mendatang. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Menteri Pendidikan RI: Setiap Hari adalah Hari Guru

Sleman – Setiap hari adalah hari guru, karena guru tidak pernah berhenti mengabdikan diri untuk mendidik. Hal tersebut yang ditekankan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Makarim dalam sambutannya yang dibacakan oleh Iksan Waluyo, Panewu Godean saat menjadi pembina upacara dalam peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahuh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-76 di Halaman SMA N 1 Godean, Sleman, Kamis (25/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Nadiem mengajak seluruh guru untuk tidak pernah berhenti mengabdikan diri dalam mendidik anak-anak, walaupun di tengah pandemi saat ini.

“Selama hampir dua tahun terakhir, Ibu Bapak guru terus berjuang memberikan pendidikan di tengah semua tantangan pandemi. Guru-guru ditantang untuk memanfaatkan teknologi membuat pembelajaran daring harus menarik bagi semua murid,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Godean, Anjar Nugroho, meminta para guru untuk menunjukkan rasa cinta dan bangga terhadap profesi guru.

“Hari ini adalah hari bahagia kita  bersama, dalam organiasi kita PGRI tepat berumur 76 tahun mari gaungkan rasa kecintaan dan rasa kebanggaan terhadap profesi kita sebagi pendidik yang memiliki tujuan mulia,” kata Anjar.

Kegiatan upacara dilakukan secara luring bertempat di SMA N 1 Godean dan daring melalui kanal Youtube PGRI Godean. Upacara dihadiri Kapolsek dan Danramil Godean. Sedangkan tema peringatan HGN tahun ini ‘Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’. Bertindak sebagai pemimpin upacara Sutarlip, guru MAN 1 Sleman dan didukung paduan suara PGTK Godean. (smn)