Pelajari Penanganan COVID-19, BNPB Pusat Kunjungi Kalurahan Condongcatur

Condongcatur – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat melakukan kunjungan dan Monitoring Evaluasi (Monev) pengendalian Covid-19 di Kalurahan Condongcatur, Sabtu (27/11/2021).

Kunjungan dan Monev BNPB ini berdasarkan surat dari satgas penanganan COVID-19 nomor B-1403/SATGAS/ perihal kegiatan monitoring dan evaluasi di 11 provinsi prioritas. Daerah di Kabupaten Sleman DIY yang mendapat kunjungan dan monev adalah Kalurahan Nogotirto, Banyuraden dan Kalurahan Condongcatur. Dalam kegiatan monev ini dari Tim BNPB dipimpin Retno Asti Werdhani, dari Divisi Tracing, Bidang Kesehatan BNPB Pusat didampingi Dinkes DIY dan Dinkes Sleman.

Carik Condongcatur, Sugiyanto, mengatakan bahwa seluruh kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, termasuk penanganan COVID-19 mengikuti prinsip Condongcatur Rumah Kita.

“Jadi, seluruh Pamong sudah nyawiji (bersatu/berintegrasi) sehingga merupakan kunci keberhasilan di lapangan karena saling bersinergi dan terjalin komunikasi, koordinasi penanganan yang baik di masyarakat,” ujar Sugiyanto.  

koordinor Lapangan (Korlap) Destana Condongcatur, Sahid Fahrudin yang melaporkan kondisi perkembangan COVID-19 di Condongcatur. Pada bulan November 2021 Condongcatur masuk dalam Zona Hijau. Penanganan kasus positif juga menjadi hal yang ditekankan oleh Sahid.

“Berkat kerja sama dan koordinasi yang baik antar pihak Puskesmas Depok II dengan kalurahan condongcatur maupun dengan Tracer, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satgas COVID-19 Kalurahan, Destana Condongcatur semua bersinergi dan saling menyupport dengan sangat baik,” jelas Sahid.

Sementara itu, Retno Asti Werdhani, BNPB Pusat menyampaikan bahwa maksud tujuan Monev ini adalah untuk mengetahui capaian kinerja pengendalian COVID-19 di Condongcatur. “Di mana permasalahan tidak hanya terjadi di sektor kesehatan saja, tetapi juga di segala sektor seperti ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Retno juga menanyakan faktor-faktor pendukung dalam capaian pengendalian COVID-19 yang dilakukan Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Satgas COVID-19, Tracer, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dalam mengatur dan menerapkan kebijakan penanganan COVID-19.

Hal tersebut direspon langsung oleh Jagabaya Condongcatur, Kuwat. Ia mengatakan untuk penanganan dan pengendalian COVID-19 di Condongcatur melibatkan program Jagawarga yang ada di setiap Padukuhan, di mana setiap warga melakukan monitor kasus Covid-19 di masing-masing RT dan RW untuk dilaporkan ke Posko Satgas Covid-19.

Pemerintah Kalurahan Condongcatur, lanjut Kuwat, selalu memberikan sosialisasi dan imbauan untuk tetap saling peduli terhadap warga yang mengalami kasus positif.

“Jika ditemukan 1 kasus terkonfirmasi COVID-19, jangan dikucilkan tetapi diminta untuk melakukan isolasi baik mandiri maupun di asrama haji,” ujarnya.

Bagi warga yang positif, kalurahan juga akan memberikan bantuan jatah hidup (Jadup) bersama warga sekitar dengan memanfaatkan dana kas dari R, RW maupun dana sosial warga lainya.

“Kemudian RT RW bekerja sama dengan tracer puskesmas melakukan traking sementara Destana ataupun satgas Covid Padukuhan melakukan penyemprotan disinfektan,” jelas Kuwat.

Kamituwa Condongcatur, Al Thouvik Sofisalam, menambahkan bahwa Pemerintah Kalurahan Condongcatur melakukan sosialisasi dan himbauan dan penyampaian informasi melalui sosial media seperti WhatsApp Grup Info Condongcatur, Instagram maupun Facebook Condongcatur sehingga informasi dan laporan kasus dapat segera diketahui dan diambil langkah penangannya.

Dalam hal bantuan, Pemerintah Condongcatur juga telah berinisiatif memberikan bantuan paket sembako, dan dana desa untuk BLT kepada warga.

“Ada juga dapur umum pada awal awal kasus dulu juga diberikan, terutama bagi lansia,” tambah Al Thouvik.

Setelah Monev selesai dilakukan peninjauan Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sekaligus Posko Destana Condongcatur untuk melihat administrasi catatan kegiatan, struktur posko maupun inventaris lainya. Untuk saat ini, posko COVID-19 di Condongcatur telah memiliki 2 armada mobil oranye operasional Destana dan 2 ambulans untuk mendukung posko Destana Condongcatur. (Wasana/KIM Depok)




Perpustakaan Nawasena MAN 1 Sleman Hibahkan 325 Buku

Sleman – Perpustakaan Nawasena MAN 1 Sleman menghibahkan 325 eksemplar buku yang terdiri dari 216 judul buku umum dan agama kepada  5 sekolah yaitu SMA Kolombo, SMA Sunan Kalijogo, SMK Muh. 2  Lendah, SMK Ma’arif Nurul haromain Sentolo, dan SMK Kesehatan Citra Semesta Indonesia di Aula Perpustakaan Nawasena, MAN 1 Sleman, Jumat (26/11/2021). 

Soir, Kepala MAN 1 Sleman mengatakan bahwa keberadaan perpustakaan sangat penting untuk menunjang proses pembelajaran di MAN 1 Sleman.  Perpustakaan merupakan sarana untuk meningkatkan wawasan pendidikan dan ilmu pengetahuan bagi seluruh civitas akademika terutama, para siswa. Ia menambahkan bahwa MAN 1 Sleman membuat program penambahan koleksi perpustakaan baik buku fiksi maupun non fiksi.

“Mari kita bekerja sama saling melengkapi,semoga hibah buku ini dapat memberi manfaat dalam meningkatkan literasi civitas akademika di sekolah Bapak Ibu”, kata Soir saat menyambut kehadiran perwakilan sekolah penerima hibah.

Sementara itu, Kepala SMK Maarif Nurul Haromain Sentolo, Pantjariastuti Prasetyanti mewakili penerima hibah mengucapkan terima kasih, buku sangat bermanfaat dan dapat menambah koleksi perpustakaan. ”Alhamdulillah bisa untuk menambah koleksi perpustakaan kami,” ucapnya.

Hadir menerima hibah masing-masing dari SMA Kolombo Sleman diwakili oleh Setianingsih dan Nenin Al Alaz, SMA Kalijogo oleh Muh. Sami, SMK Muh.2 Lendah oleh Sidik Purnomo, SMK Ma’arif Nurul Haromain Sentolo oleh Pantjariastuti Prasetyanti, dan SMK Kesehatan Citra Semesta Indonesia oleh Bayu Aji Linuwih

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara hibah buku dan foto bersama yang dipandu oleh Wakamad Bidang Humas Praptiningsih.(smn).




Bank BPD DIY Serahkan CSR Beasiswa untuk Siswa di Condongcatur

Condongcatur – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang pendidikan dan untuk memberikan motivasi terhadap siswa berprestasi, Bank BPD DIY menyalurkan Corporate Social Responbility (CSR) berupa beasiswa anak sekolah di lingkungan Kalurahan Condongcatur senilai Rp. 30 juta kepada 100 anak sekolah, Jumat (26 /11/2021). Beasiswa diserahkan langsung oleh Kepala Bank BPD DIY Cabang Pembantu di Kalurahan Condongcatur, Sigit Sugiharto kepada siswa-siswi berprestasi tingkat SD, SMP, SMA perwakilan dari 18 padukuhan yang ada di Kalurahan Condongcatur

Sigit Sugiharto, Kepala Bank BPD DIY Cabang Condongcatur menuturkan bahwa kegiatan CSR ini merupakan wujud kepedulian Bank BPD DIY kepada masyarakat, dengan menyalurkan bantuan berupa beasiswa untuk anak sekolah.

“Ke depannya, akan diusulkan menjadi program sosial rutin, syukur jumlahnya dapat bertambah,” imbuhnya.

Ia juga berharap masyarakat dapat terus mendukung Bank BPD DIY yang merupakan bank milik pemerintah daerah, di mana keuntungannya akan dikembalikan kepada pemda dan masyarakat, salah satunya dalam bentuk CSR.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Bank BPD DIY yang telah menyalurkan CSR-nya bagi warga Condongcatur. Ia juga berharap kemitraan yang telah terjalin antar Bank BPD DIY dengan Pemerintah Kalurahan Condongcatur dapat maju dan berkembang bersama.

“(Semoga) ke depan dapat terus menjalin kerja sama dan kemitraan lainya sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Reno. (Wasana/KIM Depok)




Peringati HUT Korpri, Kapanewon Berbah Gelar Jalan Sehat

Berbah – Kapanewon Berbah menggelar peringatan Ulang Tahun ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Pendopo dan Halaman Kapanewon Berbah, Jumat (26/11/2021). Kegiatan yang mengambil tema ASN Bersatu, Korpri Tangguh, Indonesia Tumbuh ini dihadiri langsung oleh Panewu dan Panewu Anom Berbah, Wildan Solichin dan Edi Margono.

Serangkaian acara diselengarakan untuk memeriahkan HUT ke-50 Korpri di Kapanewon Berbah, seperti bakti sosial dan anjang sana yang merupakan kunjungan ke mantan anggota Korpri Berbah. Ada juga kegiatan jalan yang disertai dengan pembagian door prize yang disediakan oleh Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kapanewon Berbah.

Edi Margono, Panewu Anom Berbah mengatakan bahwa peringatan HUT Korpri ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas dari korpri itu sendiri. “Mewujudkan dukungan terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi, meningkatkan jiwa patriotisme dan semangat nasionalisme, meningkatkan solidaritas dan kesetiakawanan, serta meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani,” ungkap Edi.

Kegiatan peringatan HUT Korpri di Berbah sendiri kata Edi diselenggarakan menggunakan dana yang berasal dari iuran dari Korpri ASN di Kapanewon Berbah.

Sementara itu, Panewu Berbah Wildan Solichin mengapresiasi pelaksanaan peringatan HUT Korpri yang dapat berlangsung dengan baik.

“Intinya hari ini kita bergembira melepas ketegangan melawan COVID-19 dan melupakan sejenak rutinitas pekerjaan dengan jalan dan senam,” ujar Wildan. (Kusnadi/KIM Tirto Gumregah Berbah)




Sempat Tertunda, Sleman Temple Run Kembali Digelar

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali akan menyelenggarakan event tahunan Sleman Temple Run. Kali ini, acara tersebut direncanakan berlangsung pada Hari Minggu 28 November 2021 dengan mengambil lokasi di wilayah Kapanewon Prambanan, Sleman.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Suparmono dalam jumpa Pers di Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Jumat (26/11/2021). Acara Sleman Temple Run diselenggarakan atas kerja sama dengan komunitas Trail Runner Yogyakarta. Terlaksananya event ini berguna untuk mempromosikan sport tourism di Kabupaten Sleman dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Sempat ditunda, akhirnya tahun ini bisa diselenggarakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat,” ucap Suparmono.

Rostian, perwakilan dari Trail Runner Yogyakarta menyampaikan beberapa teknis acara. Dari ketatnya protokol kesehatan, peserta harus sudah melakukan vaksin hingga dosis kedua. “Rencananya, hingga pengambilan hadiah tidak ada kontak langsung,” imbuhnya.

Sleman Temple Run tahun 2021 ini akan diikuti oleh 500 orang peserta yang berasal dari dalam negeri. Mayoritas terdiri atas atlit wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan total hadiah yang diperebutkan adalah 146 Juta rupiah.

Rute yang akan dilalui peserta melewati Candi Banyunibo, Candi Ijo, Candi Miri, Sport Riyadi, Candi Sojiwan, Candi Ratuboko, dan Candi Barong. (Rep Tsalsa)