Pameran Temporer Museum Gunungapi Merapi 2026 Resmi Dibuka, Ajak Masyarakat Jaga Sumber Air

Sleman – UPTD Museum Gunungapi Merapi (MGM) di bawah naungan Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman resmi membuka pameran temporer tahunan di kompleks Museum Gunungapi Merapi, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (20/10/2026). Agenda rutin tahunan ini diselenggarakan guna memperkuat edukasi kebudayaan, sejarah, serta kesadaran lingkungan bagi masyarakat luas.
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala UPTD Museum Gunungapi Merapi, Imam Muslikh Mahmudi, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dalam menjaga kelestarian sumber daya air di kawasan lereng Gunung Merapi.
“Kelestarian alam dan ketersediaan air bersih di sekitar kawasan lereng Merapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus kita jaga secara berkelanjutan,” ujar Imam Muslikh Mahmudi.
Sementara itu, Kepala Bidang Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Esti Listyowati, menekankan pentingnya fungsi museum sebagai media pembelajaran interaktif yang hidup di tengah masyarakat.
“Pameran temporer ini bukan sekadar tempat pajangan benda-benda koleksi, melainkan juga berfungsi sebagai sarana edukasi publik, media interpretasi budaya, serta wadah pelestarian nilai-nilai sejarah bagi generasi muda,” tegas Esti Listyowati.
Rangkaian pembukaan pameran dikemas secara edukatif dan reflektif. Setelah prosesi pembukaan dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan tour pameran yang dipandu langsung oleh kurator pameran dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Hanafi Husni, serta dilanjutkan aksi nyata penanaman pohon di area museum.
Melalui pameran ini, pengelola berharap Museum Gunungapi Merapi dapat terus berkontribusi aktif sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang memadukan edukasi kebencanaan, pelestarian kebudayaan lokal, dan pemeliharaan lingkungan hidup. (Ajeng/KIM DSN Ngaglik)



