Pertemuan Pusbinaan I Kring Kentungan Perkuat Edukasi KB dan Pelestarian Permainan Tradisional Anak

Sleman – Pertemuan rutin Pusat Pembinaan (Pusbinaan) I Kring Kentungan Kalurahan Condongcatur digelar di Gedung Serbaguna Babadan Baru, Padukuhan Kentungan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan guna memperkuat edukasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), pemantauan tumbuh kembang anak, hingga sosialisasi pola pengasuhan positif di tingkat keluarga.
Hadir dalam pertemuan tersebut Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kapanewon Depok Siti Juwariyah, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Arvian Putra Merdeka, Pembina Pembantu Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Condongcatur Tri Suhartati, serta jajaran pengurus dan anggota Pusbinaan I.
Dalam arahannya, Koordinator PKB Kapanewon Depok, Siti Juwariyah, menekankan pentingnya peran orang tua dalam memantau secara berkala tumbuh kembang anak menggunakan Kartu Kembang Anak (KKA).
“Terdapat tujuh aspek perkembangan anak yang perlu diperhatikan, yaitu gerakan kasar, gerakan halus, komunikasi pasif, komunikasi aktif, kecerdasan, kemampuan menolong diri sendiri, serta tingkah laku sosial. Ketujuh aspek ini penting ditradisikan demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” jelas Siti Juwariyah.
Selain aspek kesehatan, Siti Juwariyah mengajak para orang tua mengenalkan permainan tradisional sejak dini sebagai upaya mengurangi ketergantungan anak pada gawai (gadget).
“Mengenalkan permainan tradisional dapat mengalihkan anak dari penggunaan gawai berlebihan. Anak-anak jadi lebih banyak bergerak, berinteraksi langsung dengan kawan sebaya, serta melatih karakter seperti kebersamaan, kerja sama, dan kreativitas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pusbinaan I Kring Kentungan, Suhartini, mengapresiasi materi edukasi yang disampaikan. Menurutnya, pemahaman mendalam terkait KB dan pola asuh sangat bermanfaat untuk disebarluaskan kembali oleh kader kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Pertemuan ini sangat bermanfaat karena memberikan tambahan wawasan bagi para anggota mengenai program KB, pemantauan tumbuh kembang anak, maupun pola pengasuhan yang positif di lingkungan keluarga,” tutur Suhartini. (Tri Suhartati/KIM Depok)



