Tingkatkan Pemahaman Berbangsa dan Bernegara, Badan Kesbangpol DIY Gelar Sinau Pancasila

Sebagai upaya mewujudkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 secara konkret terutama melalui pendidikan dan pemasyarakatan yang lebih terstruktur, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DIY menggelar acara Sinau Pancasila, Rabu (22/09/2021).

Kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Sasana Anglocita Tama Kantor Kapanewon Depok, Sleman ini dilatarbelakangi fakta bahwa Pancasila dan UUD 1945 haruslah tercermin dan terjabarkan dalam berbagai norma dan harus ditempatkan sebagai dasar dari semua prinsip-prinsip pokok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Nilai-nilai dalam dua pilar tersebut harus diwujudkan berlakunya secara konkret dalam tindakan-tindakan praktik bernegara dan berpemerintahan sehari-hari,” jelas Rukiyati selaku narasumber dari Pusat Pendidikan Pancasila dan Karakter Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNY.

Lebih lanjut, Rukiyati memaparkan materi untuk membuka ingatan tentang sejarah lahirnya Pancasila, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, proses perubahan UUD 1945, serta isi dan pasal demi pasal UUD 1945. Selain itu, ia juga menjelaskan 2 pilar berbangsa lainnya, yaitu Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Tak dapat dipungkiri, tantangan bangsa Indonesia saat ini nampak dari rendahnya pemahaman dan penghayatan terhadap 4 konsensus dasar bangsa tersebut. Di sisi lain, rasa memiliki terhadap bangsa dan negara juga masih lemah. Generasi muda cenderung terpengaruh gaya hidup hedonisme, individualistik, dan materialisme.

“Melalui pemahaman bela negara, diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, rela berkorban, dan mempunyai kemampuan awal bela Negara,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol DIY, Dewa Isnu Broto Imam menilai Sinau Pancasila ini perlu digalakkan kembali mengingat Pancasila menjadi pedoman dan panduan bagi seluruh warga negara dalam segala bidang kehidupan.

“Pancasila menjadi identitas kehidupan  rakyat Indonesia yang memuat sebagai ideologi, cita-cita dan tujuan Negara Indonesia,” kata Kepala Kesbangpol DIY.

Maka dari itu, dalam acara ini Badan Kesbangpol DIY menyasar ASN, TNI, POLRI, pelajar, mahasiswa, masyarakat, pelaku usaha, swasta, komunitas, ormas, dan organisasi politik. Untuk itulah, dalam acara ini menghadirkan generasi muda yang diwakili dari unsur karang taruna 3 kalurahan.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh Forum Kewaspadaan Dini  Masyarakat (FKDM), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Tim Penggerak PKK, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon yang meliputi Polsek dan Koramil. (Andri Afriyanto/KIM Depok)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts