Pemilihan secara e-Voting Aman dan Cepat

Ngaglik – Untuk meningkatkan pemahaman terhadap tatacara pemungutan suara secara e-voting, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman menggelar sosialisasi dan simulasi e-voting Pemilihan Lurah Serentak tahun 2021.
Sosialisasi dan simulasi ini dilaksanakan secara maraton di 35 kalurahan yang tersebar di 17 kapanewon di wilayah Kabupaten Sleman.

Pemilihan lurah secara elektronik tahun ini akan dilakukan di 35 kalurahan, setelah sebelumnya sebanyak 49 kalurahan sukses pertama kali menggelar acara yang sama pada 20 Desember 2020 lalu.

Agung Indarto, Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Aparatur Kalurahan Dinas PMK Sleman menyatakan dari sisi kerahasiaan pemilihan lurah secara e-voting ini dijamin aman karena yang dicantumkan di struk pilihan hanya hari dan tanggal saja sedangkan jam berapa tidak ada.

“Alat pemungutan suara e-voting ini bekerja dengan offline, tidak terhubung dengan internet, sehingga kekhawatiran terhadap data yang direkayasa atau dibajak oleh pihak tertentu tidak akan terjadi,” kata Agung saat memberikan sosialisasi pemilihan lurah secara elektronik di Aula Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Senin (14/06/2021).

Agung pun mengungkapkan dari segi rekapitulasi suara lebih cepat dan praktis karena perolehan suara masing-masing calon lurah langsung dicetak dan dalam
hitungan menit perolehan suara masing-masing kontestan sudah bisa diketahui. “Pada hari itu juga sudah bisa diketahui dan ditetapkan siapa calon lurah terpilih. Dengan kata lain e-voting lebih cerdas, praktis, cepat dan akurat,” jelas Agung.

Seandainya listrik mati pada saat pemungutan suara di TPS telah disediakan UPS (Uninterruptible Power Supply) yaitu alat untuk cadangan listrik yang bisa bertahan sekitar 10-15 menit sehingga komputer akan terus menyala pada saat UPS bekerja. Di masing-masing TPS juga akan disediakan genset yang bisa dipakai sebagai tenaga listrik cadangan.

Dalam sosialisasi ini, semua peserta yang juga merupakan calon pemilih dan terdiri dari beberapa unsur seperti perwakilan karang taruna, PKK, lansia, dan tokoh masyarakat diperkenankan untuk mencoba alat pemungutan suara e-voting tersebut.

Agung berharap agar semua elemen masyarakat yang hadir pada sosialisasi ini berperan aktif untuk menyebarluaskan tatacara pemungutan suara e-voting kepada masyarakat agar pemilihan lurah serentak tanggal 22 Agustus 2021 nanti berjalan dengan sukses. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts