Pemkab Terus Tunjukkan Komitmen Melindungi Anak

Sleman – Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Sri Murni Rahayu SH MH mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Sleman dari waktu ke waktu telahmenunjukkan komitmennya yang semakin kuat terhadap pembangunan kesejahteraan dan perlindungan anak. Sleman juga berupaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Inti dari KLA, adalah terciptanya Kabupaten yang dapat menjaminbagi anak untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, serta terlindungi dari kekerasan  dan diskriminasi,” kata Sri Murni di Sleman, Senin (14/3).

Menurutnya kebijakan KLA ini merupakan pendekatan yang komprehensif dan holistik didalam memenuhi hak anak secara mendasar, yaitu hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, serta hak untuk berpartisipasi dan dilindungi.

“Untuk menciptakan anak yang sejahtera, Pemkab Sleman sudah membuat kebijakan bahwa setiap anak yang lahir di Kabupaten Sleman diharapkan menjadi anak yang sehat, cerdas dan berkualitas. Hal ini karena untuk menjadi anak yang sejahtera, anak tersebut harus sehat baik fisik maupun psikis,” kata Sri Murni.

Sementara Kepala Badan KB, Pemberdayaan Masyarakat (PM)  dan Pemberdayaan Perempuan (PP), dr Nurulhayah MKes menambahkan pihaknya telah menyelenggarakan Temu Hati Forum Anak Sleman yang berlangsung dua hari tangga 12 dan 13 Maret 2016.  Tujuannya adalah  untuk meningkatkan kesadaran semua pemangku kepentingan akan pentingnya pemenuhan hak partisipasi anak dan perlindungan anak.

Apalagi lanjut Nurulhayah, berdasarkan data dari Badan KBPMPP terdapat 157 kasus kekerasan anak, jumlah yang memprihatinkan ini perlu penanganan lebih lanjut oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain.

Dan diakui hasil pencapaian kegiatan Temu Hati adalah dipilihnya 10 duta anak Kabupaten Sleman, peningkatan kapasitas forum anak menjadi pelopor dan pelapor, inisiasi perwakilan forum anak dalam sekolah ramah anak, serta deklarasi suara anak Kabupaten Sleman.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts