Pencanangan PPKM Mikro di Pakembinangun

Pemerintah Kalurahan Pakembinangun Sleman gelar Pencanangan Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro untuk pencegahan penularan COVID-19, Sabtu (20/2/2021). Acara diselenggarakan di Aula Kalurahan Pakenbinangun, Pakem, Kabupaten Sleman.

Suranto, Lurah sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Pakembinangun menyampaikan bahwa walaupun Pakembinangun termasuk daerah zona kuning untuk penularan COVID-19, masyarakat tetap harus waspada. “Apalagi daerah Pakembinangun disiapkan sebagai daerah penampungan pengungsi Merapi, sehingga kita harus memperhatikan protokol untuk mencegah COVID-19 secara maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Nanang Kurniawan Sekti, Koordinator Seksi Edukasi Satgas COVID-19 Pakembinangun menyebutkan bahwa karena mekanisme PPKM Mikro, tugas Satgas telah diperkecil sampai ke tingkat RT, maka sebaiknya dibentuk Satgas di tingkat dusun, dengan anggota yang termasuk Kepala Dukuh dan Ketua RT.

“Nanti tanggung jawabnya ada di Pak Dukuh dan Pak RT, ketika ada kasus positif baru di dusun, Dukuh dan RT bekerja sama untuk melakukan tindakan, seperti melapor, melokalisisr area tempat tinggal yang bersangkutan, dan menjaga agar situasi tetap kondusif,” jelas Nanang.

Pada kesempatan tersebut, Nanang juga menyampaikan perkembangan penyebaran COVID-19 di Kalurahan Pakembinangun. “Sampai saat ini, ada 46 kasus hasil swab positif, dan semuanya sudah dinyatakan sembuh,” ungkapnya.

Mayoritas dari yang positif tersebut, tambah Nanang, memilih untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. “Penanganan di rumah sakit ada satu orang saja,” tambah Nanang.

Sehingga ia meminta agar masyarakat untuk tetap memberikan support kepada mereka, agar mereka tetap memiliki semangat hidup, dan tetap terjaga imunitasnya, sehingga bisa sembuh dari COVID-19.

“Istilahnya kita harus ‘Nguwongke’ mereka, untuk terus menyemangati mereka,” ujar Nanang. (KIM Pakembinangun/Asrori Wardan)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts