Pentingnya Jalur Distribusi Pesan Positif

Dalam diseminasi pesan positif yang saat ini digalakkan pemerintah, sektor distribusi pesan perlu mendapatkan perhatian lebih. Pemerintah perlu membuat jejaring yang bisa digunakan saat mendistribusikan pesan positif dari pemerintah ke masyarakat.

“Saat ini setiap orang memegang ponsel pintar, dan di dalamnya pasti ada aplikasi Whatsapp (WA). Bisa saja ada orang yang memang tidak punya akun media sosial seperti misalnya orang-orang tua, tetapi kebanyakan mereka punya WA. Ini yang harus dimanfaatkan untuk mendistribusikan pesan positif ke masyarakat,” ujar Lukman, seorang pegiat media sosial dari Desa Balecatur saat menghadiri Sosialisasi Pelaksanaan Tugas PPID dan KIM Kecamatan dan Desa di Kantor Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Selasa (28/1/2020).

Lukman yang memiliki ratusan ribu pengikut di akun Youtubenya ini berbagi saran agar pesan pemerintah bisa lebih tersebar luas. Selain memperhatikan jalur distribusi pesan, akun-akun pemerintah juga dituntut untuk memperhatikan tren media sosial saat ini, tidak lagi kaku, dan sesekali perlu menyiarkan hal-hal yang menjadi kegemaran masyarakat seperti misalnya kuliner.

Selain Lukman, Sosialisasi Pelaksanaan Tugas PPID dan KIM Kecamatan dan Desa ini juga dihadiri perangkat desa di wilayah Kecamatan Gamping, dan kader-kader informasi yang selanjutnya akan direkrut menjadi anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Dari pertemuan ini terwujud kesepakatan agar bisa lebih banyak beredar informasi positif mengenai Kecamatan Gamping.

Alan, peserta dari Desa Ambarketawang mengaku memiliki website sendiri yang menyiarkan kegiatan-kegiatan di Kecamatan Gamping. Alan menuturkan alasannya mendirikan website sendiri yang tidak terlepas dari keinginan Alan dan kawan-kawannya berbagi hal positif di kecamatannya.

“Saat ini orang tahunya di Gamping ini adanya cuma (upacara adat) Bekakak, padahal di Gamping masih banyak hal lain yang menarik, dan posisi wilayah Gamping sendiri menurut saya sangat statregis. Saya bangga jadi warga Gamping,” tutur Alan.

Untuk PPID Desa, saat ini di Kecamatan Gamping baru Desa Ambarketawang yang sudah memiliki SK PPID dan sekaligus Perdes PPID. Sementara 4 desa lainnya masih belum dan diharapkan dari sosialisasi ini ada tindak lanjut desa untuk segera membentuk struktur PPID dan melayani permohonan informasi sesuai UU 14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts