Peran Besar dan Pengabdian Tulus Kader Posyandu untuk Masyarakat

Ngaglik – Jangan pernah berhenti memberikan yang terbaik hanya karena sedikit penghargaan yang diterima. Seperti itulah pesan Theodorus Indarto, nutrisionis dari Puskesmas Ngaglik II saat acara pemberian insentif bagi 42 kader Posyandu Balita Donoharjo di Aula Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Senin (3/5/2021).

Lebih lanjut Theo menjelaskan bahwa kader adalah anggota masyarakat yang bersedia, mampu, dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan posyandu secara sukarela. Mereka memiliki peran yang sangat besar dalam kegiatan posyandu yakni mempersiapkan data, informasi, komunikasi, dan prasarana sebelum hari pelaksanaan, juga melaksanakan berbagai kegiatan saat hari H posyandu.

Kegiatan saat hari posyandu antara lain melakukan pendaftaran, penimbangan, pengukuran lingkar lengan ibu hamil dan wanita usia subur, melakukan pencatatan, memberikan penyuluhan, memberikan makanan tambahan, oralit, kapsul vitamin A, tablet zat besi, serta pelayanan KB, memberikan rujukan, dan membuat catatan. Sementara itu setelah hari pelaksanaan posyandu mereka juga melakukan kunjungan rumah, diskusi, dan memberikan informasi hasil kegiatan.

“Dengan banyaknya tugas dan tanggungjawab kader sebagai sukarelawan, maka perlu terus dilakukan penyegaran kader karena kader lama sudah jenuh. Selain itu juga sulit melakukan rekrutmen kader, insentifnya sangat sedikit tidak sebanding dengan jerih payah, usaha, dan pengorbanan yang dilakukan, peran serta masyarakat rendah serta kurangnya dukungan. Penyegaran juga perlu dilakukan untuk meningkatkan motivasi kader, peningkatan peran serta masyarakat, serta meningkatkan dukungan dari kalurahan dan lintas sektor lainnya,” jelas Theo.

Theo pun memberikan motivasi untuk membangun kerjasama dalam mencapai tujuan yang sama. “Dengan bekerja secara tim akan membuat kita mencapai tujuan lebih cepat dan ringan. Selalu kompak akan membutuhkan energi lebih sedikit, lebih mudah, dan lebih menyenangkan mencapai tujuan dan setiap anggota akan merasa berkewajiban untuk menolong sesama. Kebersamaan akan menjadi semangat dan penyemangat untuk menghasilkan kualitas terbaik. Kerjasama juga hendaknya tetap diterapkan dalam perbedaan, lebih lebih pada waktu kesulitan dan tantangan besar,” imbuh Theo.

“Jika kita kompak dan saling mendukung, menjiwai kerjasama yang baik, melupakan perbedaan, bersedia berbagi dan mampu menyelami arti persahabatan, maka hidup akan lebih berarti dan kita akan melewati waktu mendatang dengan kebahagiaan,” tandas Theo lagi.

Sementara itu Dani Prasetyo, Kamituo (Kasi Pelayanan) Donoharjo menyampaikan bahwa insentif yang diberikan kali ini berasal dari Dana Desa. “Meskipun tidak sebanding dengan perjuangan, pengorbanan dan jerih payah yang telah dilakukan oleh kader selama ini,” kata Dani.

Karena itu, pada kesempatan ini Dani juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang tulus atas pengabdian kader selama ini. Selain untuk kader posyandu, Dani juga menyampaikan bahwa sebelumnya telah disampaikan insentif bagi guru TPA se-Donoharjo dan masih akan disampaikan insentif bagi rois, ketua RT dan ketua RW.(Endarwati/KIM Donoharjo)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts