Peran Guru BK dalam Pendidikan Anak

Seorang guru memiliki peranan penting dalam menyiapkan peserta didiknya, terutama guru Bimbingan dan Konseling (BK). Guru BK harus memahami setiap watak dan perilaku individu siswanya agar dapat maskimal dalam mendampingi siswa meraih cita-citanya.

“Untuk itu, seminar bertajuk ‘Peran Guru BK dalam Menyiapkan Karpet Merah Kesuksesan Peserta Didik’ ini sangat bermanfaat bagi guru,” tegas Ahmad Fauzi, Kepala Seksi Dimad Kemenag Sleman saat membuka acara seminar, Sabtu (10/4/2021) di Ruang Pertemuan MAN 4 Sleman, Pakem, Kabupaten Sleman.

Seminar yang menghadirkan Nur Wahyudin Al-Azis, motivator nasional dari Smart Solution dan Coach Rachiem, pakar mapping lulusan Stanford University USA sebagai narasumber ini diikuti oleh 26 guru BK SMP/MTs Negeri dan Swasta di Kabupaten Sleman.

Azis pada kesempatan tersebut menyebutkan bahwa pengaruh guru memiliki dampak yang luar biasa bagi para siswa. “Bagun kepercayaan pada anak-anak, kalau kita ingin anak memiliki value life, perlu membangun kepercayaan diri siswa,” jelasnya.

Guru BK menurut Azis harus dapat membakar semangat para siswa dengan kata-kata positif. Selain itu, guru BK juga harus pandai menyikapi perilku dan kepribadian anak yang bervariasi. “Misalnya, ketika ada siswa yang kadang mengadu domba, guru BK harus melakukan klarifikasi dulu, sebelum mengambil sikap,” tambah Azis.

Sementara itu, Coach Rachiem pada kesempatan yang sama menuturkan bahwa tantangan guru adalah menyiapkan peserta didik untuk dapat bertahan hidup di zamannya. Untuk itu, perlu dilakukan pemetaan kepribadian, gaya belajar, hingga passion-nya.

“Setiap peserta didik memiliki gaya belajar berbeda antara satu dengan lainnya, sehingga peserta didik perlu arahan dan pendampingan yang tepat,” terang Rachiem. (Ed/KIM Moyudan)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts