Peresmian SDN Sebagai SSB Diwarnai Simulasi Bencana

Sleman – Sebanyak 4 siswa dari 235  SDN Umbulharjo Kecamatan Cangkringan mengalami luka saat evakuasi akibat bencana Gunung Merapi yang terjadi Selasa (16/9), sedangkan siswa lainnya tidak mengalami luka-luka dan semuanya berhasil dievakuasi ke SMK Negeri Cangkringan yang berjarak sekitar 8 Km.

Dari jumlah tersebut 3 orang siswa dijemput oleh orangtuanya. Keempat siswa yang terluka tersebut dievakuasi ke rumah sakit menggunakan Ambulance BPBD untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Saat terjadi erupsi Merapi tersebut sempat menimbulkan kepanikan di SD Umbulharjo, baik guru maupun siswa, namun berkat ketenangan maka proses evakuasi berjalan lancar. Demikian antara lain gambaran saat berlangsung Simulasi menghadapi bencana erupsi Merapi di SDN Umbulharjo II, Selasa (16/9).

Hadir pada kesempataan tersebut antara lain Kepala BPBD DIY Ir Gatot Saptadi, Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu SS MHum, Muspika Kecamatan Cangkringan, juga Kepala Desa  Umbulharjo dan Wukirsari Cangkringan. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian SDN Umbulharjo II dan SDN Kepuharjo Cangkringan sebagai Sekolah Siaga Bencana (SSB) ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu mewakili Bupati Sleman, di samping itu juga ditandai dengan pemukulan gong dan pembukaan selubung papan nama.

Pada kesempatan tersebut Yuni menyampaikan bahwa Kabupaten Sleman merupakan daerah yang diberi anugerah Tuhan dengan berbagai potensi yang dimiliki. Namun, dibalik itu, dari komposisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis, Kabupaten Sleman menyimpan potensi bencana yang diakibatkan faktor alam maupun non alam.

“Pada tahun 2010 yang lalu, kita semua merasakan bagaimana dasyatnya erupsi Gunung Merapi, yang kemudian diikuti oleh banjir lahar hujan yang terus mengancam sampai saat ini. Beberapa saat yang lalu, sebagian masyarakat Sleman juga terkena angin puting beliung yang juga menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Untuk itu, Saya berharap agar semua elemen masyarakat di Kabupaten Sleman mengerti dan memahami bagaimana menanggulani bencana dan menjadi tangguh dalam mitigasi dan penanganan bencana,” kata Yuni.

Disampaikan Yuni bahwa menghadapi fenomena bencana yang makin luas dan kompleks, sesuai Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat, harus menyelenggarakan, bukan hanya saat terjadi tanggap darurat bencana, Tetapi juga pada pra bencana dan pasca bencana. Paradigma penanggulangn bencana, tidak lagi di titik beratkan pada penanganan kedaruratan, namun lebih pada upaya pengurangan resiko bencana, menuntut adanya kesiapsiagaan masyarakat termasuk sekolah.

Mitigasi bencana harus menjadi bagian dari budaya dan local wisdom masyarkat Sleman. Oleh karena itu pembinaan dan pelatihan cara penanggulangan bencana harus dimulai sejak dini. Mitigasi bencana harus diperkenalkan dan diajarkan di bangku sekolah, bahkan sejak jenjang yang paling bawah. Siswa-siswa sangat perlu diberi pemahaman dan pembinaan bagaimana cara penanggulangan dan mitigasibencana.

Yuni juga memberikan apresiasi atas upaya SDN Umbulharjo II dan SDN Kepuharjo Cangkringan yang telah menempatkan mitigasi bencana menjadi salah satu bagian dari materi ajar dan kurikulum pembelajaran sekolah.

“Saya berharap sekolah-sekolah yang lain, dari jenjang terbawah di Kabupaten Sleman juga harus mengikuti langkah SDN Umbulharjo II dan SDN Kepuharjo Cangkringan ini,” tutur Yuni.

Melalui program sekolah siaga Bencana lanjutnya, guru-guru dan siswa nantinya menjadi agen maupun pelaku dalam penanggulangan bencana. Tidak hanya di sekolah, namun juga aktif dan pro aktif menggerakkan masyarakat di lingkungannya.

Sedangkan Kepala BPBD DIY Gatot Saptadi menyampaikan bahwa wilayah DIY ini 68 persennya mempunyai potensi rawan terhadap 12 jenis bencana, termasuk Gunung Merapi. Memperhatikan hal tersebut diperlukan pendekatan pengurangan resiko bencana dengan wajib melaksanakan langkah-langkah pencegahaan dan kesiapsiagaan.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts