Perlu Pengembangan dan Pemberdayaan KIM yang Komprehensif

Bantul – KIM merupakan ujung tombak yang membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat dengan menggunakan teknologi pun membantu dalam hal penyebaran informasi secara bijak. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kominfo DIY, Rony Primanto Hari saat pertemuan Forum Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-DIY, Rabu (13/11/2019) di Kampung Mataraman, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul.

“Di era sekarang banyak informasi dari luar yang masuk melalui dunia maya karena itu perlu adanya penyaringan terlebih dulu sebelum disebarkan kepada masyarakat karena informasi yang masuk tersebut belum tentu benar dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Rony di sela evaluasi kegiatan pemberdayaan KIM 2019 dan perencanaan pembinaan tahun 2020 ini berlangsung.

Senada dengan Rony, Sekretaris Dinas Kominfo Sleman, Purwati mengatakan, mengingat peran KIM yang begitu krusial bagi pemerintah ini tentu perlu adanya pengembangan dan pemberdayaan KIM secara komperhensif. Hal ini menurut Purwati telah tertuang dalam Peraturan Bupati Sleman pasal 11 nomor 51 tahun 2017 tentang KIM, yakni sinergitas, terstruktur, terukur, terintegrasi, partisipatif, kemitraan, dan berkelanjutan.

“Sedangkan arah kebijakan pengembangannya mencakup akses informasi, diskusi, implemetasi, pengembangan jaringan, diseminasi informasi, pengelolaan aspirasi masyarakat, serta pengembangan usaha. Selain sebagai lembaga diseminasi informasi, KIM juga sebagai pengembangan usaha yang punya nilai tambah bagi masyarakat,” imbuhnya.

Erma Suratmi Fauzi, Ketua KIM Sari Alam, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar pun membeberkan bahwa pengembangan KIM di daerahnya memprioritaskan usaha yang dilakukan oleh kaum perempuan.

“Kegiatan dilakukan dalam rangka pengembangan usaha yang saling berkaitan, mulai dari peningkatan sumber daya manusia (tingkat pendidikan, kesehatan, politik, sosial budaya dan lingkungan) hingga kemampuan perempuan bidang informasi, komunikasi, dan usaha,” tutur Erma kepada peserta pertemuan yang tak lain adalah pegiat KIM dari Kabupaten Sleman, Bantul, Gunung Kidul, Kulonprogo, dan Kota Yogyakarta ini. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec.Gamping)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts