Puluhan UMKM Binaan Dinkop UKM Sleman Siap Penuhi Kebutuhan APD, Masker, dan Hand Sanitizer

Sebanyak 36 UMKM Binaan Dinkop UKM Sleman menyatakan kesiapannya dalam memenuhi kebutuhan Alat Perlindungan Diri (APD), masker dan hand sanitizer. Mereka pun memastikan bahwa produk-produk tersebut akan dibanderol dengan harga normal.
Sebagaimana diketahui, produk-produk semisal APD, masker dan hand sanitizer sekarang ini telah menjadi kebutuhan pokok di tengah situasi wabah Virus Corona (COVID-19) yang terjadi di tanah air.

Masyarakat yang khawatir dengan kondisi ini kemudian berbondong-bondong membeli produk-produk tersebut untuk melindungi diri. Mirisnya, tak sedikit di antaranya yang kemudian memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan dengan cara menimbun kemudian menjualnya dengan harga lebih tinggi dari harga normal.

Kenaikan harga juga diakibatkan oleh tingginya permintaan, sementara persediaan produk terbatas.
Atas dasar itulah, puluhan UMKM di Kabupaten Sleman ini berinisiatif untuk membantu menyediakan barang-barang tersebut untuk menekan terjadinya kelangkaan produk di pasaran. Hal itu juga diharapkan akan semakin banyak warga yang bisa memiliki alat perlindungan diri yang sulit ditemukan di pasaran.

Selain itu, Dinkop UKM Sleman juga melakukan langkah-langkah strategis lainnya dalam upaya melindungi para pelaku UMKM di Kabupaten Sleman. Salah satunya optimalisasi Sleman Mart sebagai ‘pasar online’ untuk memasarkan barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari.

Produk-produk ini diperoleh berasal dari para pelaku usaha di Sleman untuk kemudian dipasarkan melalui Toko Online Sleman Mart.
Dengan begitu, warga dapat membeli secara online dan tinggal menunggu barang belanjaannya diantarkan sampai rumah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Pustopo menegaskan bahwa ini adalah salah satu cara dalam rangka membendung penyebaran COVID-19, yaitu dengan meminimalisir kontak fisik atau lewat metode physical distancing.

“Dengan begitu, warga tidak perlu datang ke tempat umum yang bisa mengundang konsentrasi massa dalam jumlah banyak, melainkan bisa melakukan pembelian barang secara online kemudian produk yang dibeli akan diantarkan ke konsumen,” tandasnya Jumat (27/3/2020) saat ditemui di kantornya.

Pustopo juga memastikan bahwa Dinas Koperasi dan UKM Sleman akan terus melakukan berbagai upaya untuk membantu para pelaku usaha di Sleman agar dapat bertahan di tengah situasi ketidakpastian imbas dari wabah Virus Corona belakangan ini. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts