Puskesmas Gamping II Periksa Kesehatan Calon KPPS Pilbup 2020

Untuk memastikan penyelenggara pemilihan bupati dan wakil bupati sleman tahun 2020 dalam kondisi tubuh yang sehat, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Banyuraden, Nogotirto, dan Trihanggo bersinergi dengan Puskesmas Gamping II untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara kolektif bagi calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di halaman belakang Puskesmas Gamping II, Kelurahan Banyuraden, Senin (12/10/2020).

Kegiatan dapat dilaksanakan setelah sehari sebelumnya Kepala Puskesmas Gamping II, Muhammad Daroji, SKM, MPH didampingi Penanggung Jawab Usaha Kesehatan Perseorangan Unit Layanan Tindakan, dr. Novi Eko Winasis Hartono, Penanggung Jawab Usaha Kesehatan Masyarakat Program Gizi, Widiastuti, AMG, Bersama Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, Anggota PPK Divisi Sumberdaya Manusia, Puji Astuti, Ketua PPS Trihanggo, Ani Kurniani, Ketua PPS Banyuraden, Yuli Murjiati, dan Ketua PPS Nogotirto, Surahman mengadakan rapat koordinasi terkait teknis pelaksanaan pemeriksaan kesehatan calon KPPS.

Koordinator kegiatan pemeriksaan kesehatan, Widiastuti, AMG menyampaikan bahwa dalam melayani calon anggota KPPS yang akan menjalani pemeriksaan kesehatan, petugas Puskesmas Gamping II tetap mewajibkan penerapan protokol kesehatan pada peserta dan mengatur agar tidak terjadi kerumunan orang banyak. Selanjutnya, saat memasuki ruang pemeriksaan setiap peserta harus menyertakan kartu BPJS sebagai kontak sehat dan Kartu Tanda Penduduk. Kemudian dilakukan pemeriksaan tensi dan pendataan penyakit tidak menular diantaranya riwayat merokok, riwayat Diabetes Melitus, hipertensi, serta dianamnese oleh dokter.

“Bagi peserta yang memiliki tekanan darah tinggi yaitu diatas 160/100 mmHg , tidak akan kami loloskan karena beresiko tinggi terhadap kesehatannya. Selain itu, suhu tubuh juga diukur apalagi saat ini di masa pandemi Covid-19 suhu merupakan indikator penting. Selanjutnya dokter akan melakukan anamnese dan memutuskan apakah peserta dinyatakan sehat dan layak untuk bertugas sebagai KPPS,” tutur Widiastuti.

Adapun petugas medis yang bertugas melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap ratusan calon KPPS yakni dr. Febrina Ayu Bestari selaku koordinator dibantu perawat dibagian tensi berjumlah 4 orang, perawat dibagian pendaftaran 2 orang, perawat dibagian legalisasi 2 orang, serta 1 orang perawat dibagian skrining.

Turut hadir memantau kegiatan ini Ketua PPK Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, Ketua PPS Trihanggo, Ani Kurniani bersama anggotanya, Ketua PPS Banyuraden, Yuli Murjiati bersama anggotanya, dan anggota PPS Nogotirto, yang mendampingi calon KPPS untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan membantu pendataan personel masing-masing kelurahan.

Adnan menambahkan bahwasanya kesehatan yang prima merupakan modal utama para anggota KPPS, kesehatan memberikan pengaruh lansung bagi kualitas dan kuantitas hasil kerja. Tingginya kasus anggota KPPS yang sakit dan meninggal dalam menjalankan tugasnya di pemilu 2019 pada dasarnya bisa dihindari atau diminimalisir jika saja proses rekrutment, seleksi dan penempatan penyelenggara pemilu lebih mengedepankan kesehatan para kandidat sebelum ditetapkan atau menjalankan tugas, baik kesehatan secara fisik, kesehatan psikologi, termasuk kesehatan sosial. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna|Kapanewon Gamping)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts