Sembilan Sekolah di Sleman Belum Lakukan RTO

Sleman – Sebanyak sembilan SMP Negeri di Kabupaten Sleman, belum melakukan sistem “Real Time Online” atau RTO dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016/2017 karena terkendala akses internet.‬

‪Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman, Arif Haryono SH mengatakan SMP Negeri yang belum menjalankan sistem RTO dalam PPDB disebabkan kesulitan jaringan akses internet.‬

‪”Beberapa kali dilakukan ujicoba di kawasan sembilan tersebut, ternyata jaringan internet tidak bagus. Kami khawatir bila diterapkan akan bermasalah saat `trafic` puncak,” kata Arif, Jumat (17/6).‬

‪Menurut Arif, sejumlah SMP Negeri yang tidak ikut serta RTO memang terdapat di kawasan perbatasan seperti Kecamatan Prambanan, Cangkringan dan Tempel.‬

‪”Ke sembilan SMP tersebut yakni SMPN 1, 2, 3 dan 4 Prambanan, SMPN 1 dan 2 Cangkringan serta SMPN 1, 2 dan 4 Tempel,” katanya.‬

‪Ia mengatakan, RTO diselenggarakan di sekolah-sekolah negeri. Jumlah SMP negeri di Sleman sebanyak 54 SMP. Sementara total SMP sebanyak 111 sekolah dengan daya tampung 15.326 siswa.

“Sedangkan untuk total daya tampung penerimaan peserta didik baru (PPDB) Sleman keseluruhan mencapai 44.932 siswa dari 1.484 rombongan belajar (rombel). Jumlah tersebar ada dijenjang SD dengan 627 rombel dengan daya tampung 17.500 siswa. Untuk SMA ada 46 rombel dengan daya tampung 4.776 siswa dan SMK ada 285 rombel atau 9.120 siswa,” tutur Arif.‬

‪Arif mengatakan, total sekolah di Sleman sendiri ada 717 untuk SD, SMP, SMA/SMK baik negeri maupun swasta.‬

‪”Waktu pelaksanaan PPDB, jelasnya, untuk SD berlangsung 20-24 Juni . Jenjang SMP 27-29 Juni, SMA 22-24 Juni dan SMK tanggal 22-25 Juni 2016,” katanya.‬

‪Arif menambahkan untuk tingkat SD, seleksi dilakukan berdasarkan usia. Dimana bila ada usia yang sama maka yang diambil adalah calon siswa yang terdekat jarak rumah dengan sekolah.‬

‪”Selain itu, penerimaan siswa SD tidak diperkenankan melakukan tes baca, tulis dan hitung (Calistung). Bila ada penerimaan SD manapun dengan calistung silahkan laporkan nanti akan diberikan teguran,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts