Sleman Produktif Jadi Program Unggulan Baznas

BaznasSleman – Selama ini masyarakat beranggapan Baznaz hanya memberikan zakat bagi fakir miskin, namun sebetulnya banyak yang  telah diberikan kepada masyarakat, karena sesuai dengan visinya yang menjadikan Amil Zakat yang amanah, transparan dan profesional. Sedang misinya meningkatkan kesadaran umat untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Selain itu juga meningkatkan pengumpulan, pengelolaan  dan pendayaagunaan zakat sesuai ketentuan Syariah dan prinsip manajemen masa kini.

“Dan yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan peran zakat dalam ikut menanggulangi kemiskinan melalui sinergi dan koordinasi dengan lembaga terkait,” kata Drs Kriswanto MSc,  salah satu Ketua Baznas Sleman di Sleman, Selasa (24/1).

Disampaikan Kriswanto bahwa program unggulan Baznas Sleman berupa Sleman Produktif, dimana Baznas Sleman akan memberikan bantuan modal dan peralatan usaha bagi fakir miskin dan mualaf yang sudah mempunyai embrio usaha. Hal ini dilakukan agar bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi bagi keluarnya yang kurang mampu yang pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan.

“Selain Sleman produktif juga ada Sleman Cerdas, program tersebut akan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi anak dari keluarga fakir miskin yang bersekolah di SMK kelas XII yang mengalami kesulitan membayar tunggakan biaya sekolah untuk mengambil ijasah,” kata Kriswanto.

Menurut Kriswanto untuk progam ini sementara hanya untuk siswa SMK mengingat untuk program tersebut juga membutuhkan jumlah yang cukup besar. Namun tidak menutup kemungkinan nantinya akan menjangkau pada jenjang pendidikan yang lain.

Program lainnya adalah Sleman Sehat, program tersebut diperuntukkan untuk membantu biaya bagi fakir miskin dan anggota keluarganya yang menderita sakit dan dirawat dirumah sakit, tetapi masih ada kekurangan pembayaran, dan diprioritaskan pada penderita kanker stadium IV dan cuci darah.

“Program yang lainnya adalah Sleman membangun, program tersebut berupa bantuan fisik dan mental berupa bantuan pembangunan fisik untuk pembangunan Masjid, mushola dan rumah bagi fakir miskin yang tidak layak huni,” tutur Kriswanto.

Sementara untuk pembangunan mental melalui kaum rois yang bertugas membangun keimanaan dan ketakwaan umat Islam diwilayahnya. Sedang program Sleman Peduli diwujutkan dalam bentuk bantuan untuk korban bencana alam dalam bentuk uang dan barang, termasuk bantuan untuk korban bencana di Aceh sebesar Rp 225 juta  yang  diserahkan Bupati Sleman dalam waktu dekat dan diperuntukkan bagi pembangunan dan rehabilitasi Masjid.

Ditambahkan Kriswanto bahwa untuk mengajukan permohonan bantuan lewat Baznas cukup mudah masyarakat harus mengajukan permohonan dengan dilampiri rincian kebutuhan anggaran, foto copy KTP, KK dan diketahui Camat dan KUA setempat.

Tentang besarnya bantuan disesuaikan dengan ketentuan yang sudah ada di Baznas dan ketersediaan dana Baznas. Tentang besarnya bantuan, untuk usaha produktif maksimal Rp 3 juta  atau sesuai hasil verifikasi, beasiswa untuk pengambilan Ijasah sesuai dengan tunggakan, sakit kanker stadium IV dan cuci darah bantuannya Rp 3 juta, sedang biaya perawatan dibawah Rp 5 juta bantuannya Rp 1 juta.

Sedang untuk biaya perawatan  antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta akan maendapatkan bantuan Rp 2 juta, diatas Rp 10 juta akan mendapatkan bantuan Rp 3 juta. Sementara untuk bantuan Masjid sebesar Rp 1 juta, bantuan Mushala Rp 500.000 dan kegiatan keagamaan Rp 500.000.***

Print Friendly, PDF & Email

Related posts